Halaman dengan perubahan tersedikit

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Data berikut ini diambil dari singgahan dan terakhir diperbarui pada 19 September 2021 15.19. Hasil maksimal ada di singgahan.

Menampilkan sampai dengan 50 hasil dalam rentang #1 sampai #50.

Lihat (50 sebelumnya | 50 selanjutnya) (20 | 50 | 100 | 250 | 500)

  1. Bagai cendawan dibasuh‏‎ (1 revisi)
  2. Adat juara kalah menang, adat saudagar laba rugi‏‎ (1 revisi)
  3. Docendo discimus‏‎ (1 revisi)
  4. Sri Chinmoy‏‎ (1 revisi)
  5. Mater artium necessitas‏‎ (1 revisi)
  6. Seperti tulis di atas air‏‎ (1 revisi)
  7. Fide, sed qui, vide‏‎ (1 revisi)
  8. Civis romanum sum‏‎ (1 revisi)
  9. Barat bunga segan dipakai layu dibuang‏‎ (1 revisi)
  10. Tak bisa menari dikatakan lantai yang berjungkit‏‎ (1 revisi)
  11. Kena tendang biarlah dengan kaki berkasut, kena tampar biarlah dengan jari yang bercincin‏‎ (1 revisi)
  12. Mundus vult decipi, ergo decipiatur‏‎ (1 revisi)
  13. Als hond en kat leven‏‎ (1 revisi)
  14. Di gunuang mintak aia, di lurah mintak angin‏‎ (1 revisi)
  15. Bagai bara dalam sekam‏‎ (1 revisi)
  16. Indak kayu janjang di kapiang‏‎ (1 revisi)
  17. Tanah Airku‏‎ (1 revisi)
  18. Sasaik kurang sabalango‏‎ (1 revisi)
  19. Peribahasa Inggris V‏‎ (1 revisi)
  20. Angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam‏‎ (1 revisi)
  21. Kebo kabotan sungu‏‎ (1 revisi)
  22. Poeslief doen‏‎ (1 revisi)
  23. Anak anjing bolehkah menjadi anak musang jebat‏‎ (1 revisi)
  24. Repetitio est mater studiorum‏‎ (1 revisi)
  25. Carl von Clausewitz‏‎ (1 revisi)
  26. Ricky Elson‏‎ (1 revisi)
  27. Duo cum faciunt idem, non est idem‏‎ (1 revisi)
  28. Lancar kaji karena diulang‏‎ (1 revisi)
  29. Ajam menta sasengnget‏‎ (1 revisi)
  30. Peribahasa Indonesia/KBBI‏‎ (1 revisi)
  31. De minimis non curat lex‏‎ (1 revisi)
  32. Jo sakapiang papan inyo ka tapi‏‎ (1 revisi)
  33. Bona diagnosis, bona curatio‏‎ (1 revisi)
  34. Dominus Illuminatio Mea‏‎ (1 revisi)
  35. Ikan bergantung, kucing tunggu‏‎ (1 revisi)
  36. Pipik ukan sikua, jaguang ukan sabatang‏‎ (1 revisi)
  37. Meglio tardi que mai‏‎ (1 revisi)
  38. Udan gemblong omahe wong, udan gaplek omahe dhewe, meksa luwih becik ing omahe dhewe‏‎ (1 revisi)
  39. Syarak mangato, adat mamakai‏‎ (1 revisi)
  40. Bagai diiris dengan sembilu‏‎ (1 revisi)
  41. Peribahasa Belanda J‏‎ (1 revisi)
  42. Ella Yullaelawati‏‎ (1 revisi)
  43. Sakarek ula, sakarek baluik‏‎ (1 revisi)
  44. Peribahasa Belanda L‏‎ (1 revisi)
  45. Draco dormiens nunquam titillandus‏‎ (1 revisi)
  46. Mala herba cito crescit‏‎ (1 revisi)
  47. Peribahasa Belanda E‏‎ (1 revisi)
  48. De mortuis nihil nisi bene‏‎ (1 revisi)
  49. Nila setitik rusak susu sebelanga‏‎ (1 revisi)
  50. Mulut kapuk dapat ditutup‏‎ (1 revisi)

Lihat (50 sebelumnya | 50 selanjutnya) (20 | 50 | 100 | 250 | 500)