Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga
Tampilan
Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga: digunakan untuk menggambarkan suatu kejahatan (atau sesuatu yang ditutup-tutupi). Kejahatan tersebut tidak mungkin selamanya ditutupi. Suatu saat, akan terungkap juga.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]| Peribahasa Indonesia |
|---|
| A B C D E F G H I J K L M N |
| O P Q R S T U V W X Y Z |