Satuntuang tabu dek ulek, satuntuang sajo kito buang
Tampilan
Satuntuang tabu dek ulek, satuntuang sajo kito buang. Bahasa Indonesia: Sepotong tebu yang berulat, sepotong saja yang dibuang. Arti: Satu dua orang yang berbuat salah, jangan semua keluarga atau kelompoknya yang kita benci. Tidak perlu marah pada semua orang yang ada disekelilingnya.[1] Janganlah menjadi orang yang seperti Banggieh dimancik, rangkiang disaliangkan.
| Peribahasa Minang |
|---|
| A-B C-K |
| L-R S-Z |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Hakimy, Idrus Dt Rajo Panghulu (10 September 2020). "600 Pepatah Minang Bagian 2".