Lompat ke isi

Rieke Diah Pitaloka

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Rieke Diah Pitaloka adalah seorang pemeran, penulis, dan politikus. Anggota Legislatif DPR-RI selama 3 Periode tahun (2009-2014), tahun (2014-2019), dan tahun (2019-2024).

  1. Jangan hanya rakyat yang disuruh ber-Pancasila, tetapi kebijakan pembangunan itu harus mencerminkan Pancasila.
  2. Bung Karno tak pernah mati, kan selalu mengalir dalam darah.
  3. Untuk pencapaian ini saya ucapkan selamat. Tapi apa saya harus bilang, wow, gitu?[1] - merespon pemaparan Budi Arie terkait pembentukan Koperasi Merah Putih.
  4. Mohon maaf sekali teman-teman di DPR saya ingatkan untuk lebih tenang, tidak menyampaikan ujaran-ujaran yang bisa menyinggung publik, dengan gestur yang lebih baik[2]
  5. Mari kita sikapi kritik dengan gestur yang lebih baik, karena rakyat hanya ingin hidupnya lebih layak.[3]
  6. Perjuangkan kekuasaan untuk jalan pengabdian, meskipun artinya hidup dalam bahaya, dengan tetap menautkan hati dan pikiran pada Allah SWT, Tuhan YME.[4]
  7. Bangsa Indonesia harus berpegang pada sejarah yang sudah diverifikasi kebenarannya. Sejarah yang dapat menjadi pelajaran bagi warganya. Bukan sebaliknya, berpegang pada novel fiksi yang merupakan hasil imajinasi dari penulisnya dan belum tentu akan terjadi.[5]
  8. Banyak kegaduhan terjadi bukan hanya karena kebijakan, melainkan karena cara penyampaian yang kurang tepat. Komunikasi yang tidak berjalan baik seringkali memicu salah paham di masyarakat[6]
  9. “HAM itu bukan tentang manusia sendiri-sendiri, harus diperjuangkan bersama-sama.”[7]
  10. Kaum muda jangan asik di zona nyaman, jangan jadi penikmat kekuasaan[8]
  11. "Enjoy aja terus kalo ada masa-masa sulit dalam kehidupan kita, itu bukan berarti dunia akan runtuh kemudian kehidupan akan berakhir. Saya selalu mencoba berpikir positif kalau ada hal hal di luar rencana kita terjadi dan itu berat banget buat kita merasa di titik nol kehidupan, itu sebenranya perasaan kita aja kok. Hidup itu terus berjalan dan berusaha bagaimana kita menyikapinya sesuatu itu gak akan kita anggep masalah kalo kita gak anggep masalah."[9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Menkop Budi Arie Pamer Pencapaian Koperasi Desa Merah Putih, Rieke PDIP Sambut dengan Nyinyir". suara.com. Diakses tanggal 2025-07-10.
  2. https://nasional.sindonews.com/read/1613437/12/rieke-diah-pitaloka-akui-banyak-ucapan-anggota-dpr-yang-menyinggung-publik-1756523283
  3. https://www.viva.co.id/showbiz/1845917-soal-gaji-dpr-yang-fantastis-rieke-diah-pitaloka-mau-dikurangin-semua-juga-gak-masalah VIVA.co.id. 31 Agustus 2025.
  4. Nurulliah, Novianti (2022-08-26). "Rieke Diah Pitaloka Berpesan ke Anak Muda: Hiduplah dalam Bahaya, Hidup Menyerempet Bahaya". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2025-12-21.
  5. "Rieke Diah Pitaloka: Bangsa Indonesia Jangan Berpijak kepada Novel, tetapi pada Sejarah". Wartakota Tribunnews. 2018-04-18. Diakses tanggal 2025-12-21.
  6. Frida, Trisya (2025-09-08). "Rieke Diah PItaloka Beri Sindiran Menohok kepada Pejabat yang Komunikasinya Kerap Tuai Kontroversi". Viva.co.id. Diakses tanggal 2025-12-21.
  7. Tamburian, Effatha Gloria V.G (2025-09-29). "Rieke Diah Pitaloka: HAM Itu Bukan Tentang Manusia Sendiri-Sendiri, Harus Diperjuangkan Bersama-Sama". gesuri.id. Diakses tanggal 2025-12-21.
  8. Sudrajat, Ajat (2022-08-27). "Rieke Diah Pitaloka ingatkan generasi muda agar tidak terlena di zona nyaman". jatim.antaranews.com. Diakses tanggal 2025-12-21.
  9. Puji Lestari, Puput (2022-09-30). "Eksklusif Rieke Diah Pitaloka Terus Belajar untuk Memperjuangkan Kesejahteraan Masyarakat". voi.id. Diakses tanggal 2025-12-21.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: