Lompat ke isi

Peribahasa Makassar

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Antekamma panggappata punna niak tau angkana:“Antu basa Mangkasarak basa tau kampong”. “Apa matu-matunna nigappa punna carakdekki akbasa Mangkasaraka”

Aling-aling miong
Arti: Tenang seperti kucing
Maksudnya: Seseorang yang kelihatan tenang dan alim, tetapi di balik itu menyimpan perilaku yang tidak terpuji.
Ancuruk buku-bukua taancuruk pau-pauanga
Arti: Hancur tulang, tetapi kejelekan dan kebaikan kita tetap dikenang orang
Maksudnya: Kebaikan ataupun kejelekan kita akan tetap dikenang, walaupun kita telah tiada.
Bambang toli
Arti: Panas telinga
Maksudnya: Sindiran kepada orang yang tidak boleh menahan marah, apabila mendengar kata-kata yang kurang baik.
Eja pi nikana doang (Makassar)
Maksudnya: Seseorang baru dapat dikenali atas karya dan perbuatannya.
Kabarak bambang
Arti: Berita yang hangat
Maksudnya: Kabar yang baru terjadi dan sedang menarik perhatian umum; aktual.
Ku alleangi tallanga na toalia (Makassar)
Arti bahasa: Lebih baik tenggelam dari pada kembali (latar belakang kata tersebut dari seorang pelaut yang telah berangkat melaut)
Maksudnya: Ketetapan hati kepada sebuah tujuan yang mulia dengan taruhan nyawa.
Le'ba kusoronna biseangku, kucampa'na sombalakku, tamassaile punna teai labuang (Makassar)
Maksudnya: Bila perahu telah kudorong, layar telah terkembang, takkan ku berpaling kalau bukan labuhan yang kutuju.
Loro-loro tau
Arti: Sampah manusia (masyarakat)
Maksudnya : Manusia yang tidak berguna

Tukapalak rupanya manna niapa ta'pisa'ringi