Pengguna:JumadilM

JumadilM hanyalah manusia biasa yang sama seperti dirimu. Karena takdir ilahi, ia terlahir sebagai seorang lelaki Muslim berdarah Bugis-Makassar dan berkebangsaan Indonesia. JumadilM berkampung halaman di Kabupaten Sinjai, tetapi dibesarkan dan menetap di Kota Makassar. Sejauh ini, pendidikan yang telah ditempuhnya berfokus ke bidang kelistrikan dan pendidikan.
JumadilM berminat menulis kutipan dari berbagai macam karya tulis ilmiah maupun pemikiran-pemikiran tokoh terkemuka dalam berbagai bidang pengetahuan. Sebagian besar kutipan yang dibuat halamannya pada Wikikutip bahasa Indonesia secara umum ditemukan sambil lewat-lalu ketika sedang menambahkan konten dan rujukan pada Wikipedia bahasa Indonesia maupun saat sedang membaca buku.
Penambahan kutipan oleh JumadilM hanya dilakukannya jika merasa yakin dengan keabsahan pengutipan pernyataan tokohnya. Sementara itu, pernyataan yang masih belum jelas asal-usulnya sering dia abaikan. Pengabaian termasuk pernyataan pada sumber kutipan yang tidak menyertakan terjemahan pada pernyataan berbahasa asing maupun tidak menyertakan nama tokoh secara spesifik yang biasanya merupakan nama ambigu yang digunakan untuk merujuk kepada banyak tokoh. Keambiguan ini sering ditemukan pada nama tokoh Islam yang terkadang hanya disebutkan gelar wilayah asalnya saja.
Kutipan favorit
[sunting | sunting sumber]Tentang syariat
[sunting | sunting sumber]| “ | "Syariat adalah peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh Allah atau ditetapkan dasar-dasarnya oleh Allah agar manusia berpegang teguh kepadanya dalam hubungannya dengan Tuhannya, berhubungan dengan saudaranya sesama muslim, berhubungan dengan saudaranya sesama manusia, berhubungan dengan alam semesta, dan berhubungan dengan kehidupan." – Mahmud Syaltut | ” |
| “ | ‘‘Sesungguhnya syariat itu adalah adil seluruhnya, rahmat seluruhnya, kemaslahatan seluruhnya, dan kebijaksanaan seluruhnya. Karena itu, segala masalah yang keluar dari keadilan kepada kelaliman, dari rahmat kepada lawannya, dari kemaslahatan kepada kerusakan, dari kebijaksanaan kepada kesia-siaan, maka itu bukan dari syariat, meskipun engkau memasukkan ke dalamnya dengan takwil.’’ – Ibnul Qayyim al-Jauziyyah | ” |
Tentang pendapat
[sunting | sunting sumber]| “ | ‘‘Menganggap benar dengan hanya satu pandangan merupakan suatu bentuk ketertipuan. Berpegangan dengan suatu pendapat itu lebih selamat daripada berkelebihan dan penyesalan.’’ – Imam Syafi'i | ” |