Laskar Pelangi

Dari Wikiquote bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Laskar pelangi adalah film yang diadaptasi dari Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Film ini dirilis pada tanggal 26 September 2008. Singkatnya film ini menceritakan tentang kehidupan anak-anak yang bersekolah di SDN Muhammadiyah Gantong, sebuah SD Islam pertama dan tertua di Belitong.

Disutradarai oleh Riri Riza.  Ditulis oleh Salman Aristo, Riri Riza, dan Mira Lesmana.

Pak Harfan[sunting]

  • [kepada anak-anak Laskar Pelangi] Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya.
  • [kepada anak-anak Laskar Pelangi] Kekuatan itu dibentuk oleh iman, bukan oleh jumlah tentara. Teguhkan pendirianmu, kalian harus punya ketekunan, harus punya keinginan yang kuat, untuk mencapai cite-cite.
  • [kepada anak-anak Laskar Pelangi] Kalian harus punya keberanian dan pantang menyerah menghadapi tantangan macem ape pun.

Bu Muslimah[sunting]

  • [kepada anak-anak Laskar Pelangi] "Menjadi pemimpin adalah tugas mulia."

Lintang[sunting]

  • [kepada Ikal] Kawan, kadang kala, cinta dan gila samar bedanya.

Dialog[sunting]

Lintang: Kuping ka tu yang la lebar lamak-lamak bisa selebar kuping gajah, Har.
Ikal: Ade ape dengan radio ka tu Har?
Mahar: Ade ape kata kau boy, ada musik dashyat boy! Musik dashyat!
Mahar: Cube kau dengar ini, baru namanya musik Jazz. Musik jazz, musiknya orang-orang pintar. Ah nggak ngerti kau.

Pak Harfan: Sudah dua bulan ya gaji kau dan Bakri tertunda. Mus, kau tu masih muda, cantek pula, kenape tu kau tolak lamaran anak haji, Haji siape tu, Haji Mahdun, lah jadi istri saudagar kau di tanah Jawa.
Muslimah: Lalu nak meninggalkan bapak bedue saja dengan Bakri? Mimpi aku ni bukan jadi istri saudagar pak, mimpi aku jadi guru dan bapak adelah orang yang saya percaya bahwa aku bisa jadi guru. Dah 5 tahun ini kita ngadepin bermacem-macem masalah pak, tapi kite tetep bertahan kan pak? Soal uang, aku agik dapat dari menjahit pak.
Pak Harfan: Alhamdulilah.

Pak Harfan: Muslimah, jangan marah, sabarlah dulu.
Muslimah: Dak pak, aku dak marah, aku ngerasa ade benernya apa yang disebut Bakri, ga de orang yang peduli dengan sekola kita pak, semua orang dak percaya bahwa anak-anak miskin punya hak untuk belajar.
Pak Harfan: Yang penting kite dak boleh putus ase, tugas kite adalah ngeyakini anak-anak ini bahwa mereka harus berani punya cite-cite.
Muslimah: Iye pak iye, kita berdua harus kerja lebih keras lagi pak, biar semua orang percaya bahwa sekole ini ade dan pantas untuk dipertahankan. Kote berdua harus kerja lebih keras lagi pak, lebih keras lagi.

Mahar: Boy, Boy, selain musik barat musik Melayu juga, mantap boy.
Lintang: Ah percume kau, dia lagi keracunan kuku.
Mahar: Wuih ape tuh? Dimane?
Ikal: kuku-kuku paling indah di Toko Sinar Harapan.
Lintang: Kemana hilangnya pikiranmu ni Kal Kal?
Mahar: Ah jatuh cinta kau rupanya Boy, dak perlu berpikir dalam cinta, yang ada cuman keindahan, bunga-bunga bermekaran.
Mahar: [Menyanyi] Mari menyusun Seroja bunga Seroja aaaaaaaah.

Pemeran Dewasa[sunting]

Pemeran Anak-Anak[sunting]

Pranala luar[sunting]

Wikipedia-logo-v2-id.png
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: