Lompat ke isi

Jean-Jacques Rousseau

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Jean-Jacques Rousseau (painted portrait)

Jean-Jacques Rousseau adalah seorang filsuf pada Abad Pencerahan.

Tentang manusia[sunting]

  • "Kembalilah ke hakikat kita."
    • Dikutip dari: Wibowo, Wahyu (2016) Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi: Hakikat, Formulasi dan Problem Etisnya. Jakarta: Rajawali Pers. Hlm.7. ISBN 978-979-769-908-6.

Tentang Tuhan[sunting]

  • "Kalau minta bantuan dari Tuhan, kau akan belajar cara menemukan-Nya dalam dirimu sendiri. Ia tidak mengubah kita, tapi kita mengubah diri kita dengan mendekat pada-Nya. Semua meminta dari-Nya, seolah-olah Ia bisa menolong kita, tapi pada akhirnya kita memberikan segala sesuatunya kepada diri sendiri."
  • "Kesatuan semua makhluk hidup ada di dunia tempat semua orang dan segala sesuatu diam-diam mencari Tuhan. Hanya orang ateis yang tak percayalah yang mencari keheningan abadi."
  • "Semua negara di dunia memberi nama pada dan menghormati Tuhan. Orang berbeda memberi-Nya nama berbeda, dan mengenakan pakaian berbeda pada-Nya. Tapi hanya ada satu Tuhan di balik semua perwujudan berbeda ini."

Tentang pengetahuan[sunting]

  • "Orang yang tahu sedikit suka bicara, dan orang yang tahu banyak tetap diam. Ini dikarenakan orang yang tahu sedikit mengira segala sesuatu yang diketahuinya penting, dan ingin memberitahu semua orang. Orang yang tahu banyak juga tahu bahwa ada jauh lebih banyak yang tidak diketahuinya. Itulah sebabnya ia hanya bicara ketika perlu dan ketika tidak ditanyai, ia tetap diam."

Tentang kebenaran[sunting]

Tentang orang kaya[sunting]

Tentang nurani[sunting]

  • "Oh, nurani: kau adalah suara surgawi yang tak bisa mati, dan penuntun sejati serta hakim kebaikan. Kau membuat orang menyerupai Tuhan.
  • "Nurani adalah hakim sejati antara kebaikan dan keburukan, nurani adalah yang menjadikan seseorang serupa dengan Tuhan, dan nurani adalah manfaat terbesar sifat alami manusia. Tanpa nurani, tak akan ada yang membuat kita lebih tinggi dari hewan, dan orang tak akan berpindah dari satu kebohongan ke kebohongan lain."

Tentang kehidupan[sunting]

  • "Kita hidup di era filsafat, ilmu pengetahuan, dan kecerdasan. Perpustakaan besar terbuka bagi semua orang. Di mana pun ada sekolah, kolese, dan universitas yang memberi kita kebijaksanaan orang dari abad sebelumnya, Lalu apa? Apakah kita menjadi lebih bijak karenanya? Apakah kita jadi lebih memahami kehidupan, makna keberadaan kita? Apakah kita tahu apa yang baik bagi kehidupan kita?

Tentang kejahatan[sunting]

Tentang daging[sunting]

  • "Sangatlah penting untuk tidak membunuh bakat alami anak dengan memaksa mereka menjadi pemakan daging, tak hanya bagi kesehatan mereka, tapi demi kepentingan karakter mereka. Kita tidak tahu alasannya, tapi kita tahu orang yang makan banyak daging biasanya kejam."

Tentang kebaikan[sunting]

Pranala luar[sunting]

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Tokoh
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Commons
Commons
Wikimedia Commons memiliki media terkait mengenai: