Ibnu al-Jauzi
Tampilan
Ibnu al-Jauzi adalah seorang ahli fikih, sejarawan, ahli tata bahasa, ahli tafsir, pendakwah pada abad ke-12 Masehi.
Tentang hal yang paling berharga
[sunting | sunting sumber]- "Hendaknya setiap orang menyadari bahwa hal yang paling berharga itu dua, hati dan waktunya. Orang yang membuang buang waktunya dan tidak memperhatikan asupan hatinya sungguh dia kehilangan berbagai hal yang penting dalam hidup ini."
- Disebutkan dalam: Munandar, Aris (April 2020) Nasihat Ulama Penggugah Jiwa. Sleman: Maktabah Hasyim. Hlm. 21.
- Dikutip dari: Hifzhul Umr karya Ibnu al-Jauzi halaman 59.
Tentang menjaga pandangan
[sunting | sunting sumber]- "Banyak orang yang berlatih untuk sungguh sungguh beribadah kepada Allah (baca: tukang ngaji dan pengajian) yang rusak agamanya gara gara tidak menjaga pandangan."
- Disebutkan dalam: Munandar, Aris (April 2020) Nasihat Ulama Penggugah Jiwa. Sleman: Maktabah Hasyim. Hlm. 17.
- Dikutip dari: Ghidzaul Albab Bab 1 Nomor 100.
Tentang kenikmatan
[sunting | sunting sumber]- "Seluruh kenikmatan duniawi itu bisa dibagi menjadi dua kategori, kenikmatan fisik dan kenikmatan akal. Puncak kenikmatan fisik adalah menikah. Sedangkan puncak kenikmatan akal adalah ilmu agama. Siapa yang mendapatkan dua puncak kenikmatan di atas ketika dia dia hidup dunia sungguh dia telah mendapatkan seluruh kenikmatan duniawi"
- Disebutkan dalam: Munandar, Aris (April 2020) Nasihat Ulama Penggugah Jiwa. Sleman: Maktabah Hasyim. Hlm. 10.
- Dikutip dari: kitab Shoidul Khathir hlm. 190.
Tentang pujian orang lain terhadapnya
[sunting | sunting sumber]- "Ibnu al-Jauzi memiliki kelebihan tersendiri dalam teknik memberikan nasihat yang belum pernah disamai oleh orang lain. Perhatiannya dalam bidang ini juga belum ada tandingannya. Demikian pula dengan metodenya, tutur katanya, keindahan untaian kalimatnya, kemanjuran nasihatnya, kedalaman pembahasannya tentang nilai-nilai moral, serta pendekatannya kepada hal-hal baru. Kelebihannya itu bisa dilihat dari ungkapannya yang ringkas lagi mudah dipahami, di mana beliau mampu menghimpun beragam gagasan dalam satu kalimat singkat."
- Dikemukakan oleh Ibnu Katsir.
- Dikutip dari: Al-Jauzi, Ibnu (Oktober 2015). Shaidul Khatir: Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup. Disunting oleh Hizbullah, N., dkk. [Shaid al-Khatir] Diterjemahkan oleh Rahman, Samson. Jakarta Timur: Maghfirah Pustaka. Hlm. xii. ISBN 979-98464-4-7.
- "Sesungguhnya Ibnu al-Jauzi adalah figur sekaligus imam dalam ilmu hadis dan nasihat pada zamannya. Ia sudah menulis karya dalam berbagai bidang ilmu."
- Dikemukakan oleh Ibnu Khallikan.
- Dikutip dari: Al-Jauzi, Ibnu (Oktober 2015). Shaidul Khatir: Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup. Disunting oleh Hizbullah, N., dkk. [Shaid al-Khatir] Diterjemahkan oleh Rahman, Samson. Jakarta Timur: Maghfirah Pustaka. Hlm. xii. ISBN 979-98464-4-7.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
| Tokoh |
|---|
| A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z |
