Bunda Teresa
Tampilan

Bunda Teresa dari Kalkuta atau nama lahirnya Agnes Gonxha Bojaxhiu (26 Agustus 1910 - 5 September 1997) adalah seorang biarawati Katolik Roma keturunan Albania berkebangsaan India, serta mendapat Penghargaan Perdamaian Nobel dan Bharat Ratna.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]Kutipan Tentang Cinta dan Kasih
[sunting | sunting sumber]- Kemiskinan yang paling mengerikan adalah kesepian dan perasaan tidak dicintai.[1]
- Kelaparan akan cinta adalah lebih sulit dihilangkan daripada kelaparan akan roti.[2]
- Sebarkan cinta kemana saja kau pergi; terutama dan pertama-tama di rumahmu. Berikan cinta kepada anak-anakmu, kepada istri atau suamimu, kepada tetangga. Jangan sampai ada yang datang padamu dan pergi tanpa merasa lebih baik dan lebih bahagia. Jadilah pertanda hidup akan kebaikan hati Tuhan; kebaikan di wajahmu, kebaikan di matamu, serta kebaikan di senyumanmu.[3]
- Bahkan orang kaya sekalipun haus akan cinta kasih, dipedulikan, rasa untuk diinginkan, dan seseorang yang memanggil mereka.[1]
- Cinta yang nyata, itu harus berharga, harus menyakitkan, harus mengosongkan diri kita.[1]
- Saya telah menemukan paradoksnya, bahwa jika Anda mencintai sampai sakit, tidak akan ada lagi yang terluka, hanya lebih banyak cinta.[4]
- Bukan berapa banyak yang kita lakukan, tapi berapa banyak cinta yang kita masukkan dalam melakukannya. Bukan berapa banyak yang kita berikan, tapi berapa banyak cinta yang kita masukkan dalam memberikan.[1]
- Jangan berpikir bahwa cinta agar menjadi tulus harus luar biasa.[1]
- Cinta yang intens tidak mengukur, ia hanya memberi.[1]
- Jangan sampai kita puas hanya dengan memberi uang. Uang tidak cukup, uang bisa didapat, tetapi mereka membutuhkan hatimu untuk mencintai mereka. Jadi, sebarkan cintamu ke mana pun kamu pergi.[4]
- Cinta itu bukan merendahkan, dan amal bukanlah tentang kasihan, itu adalah tentang cinta. Amal dan cinta itu sama – dengan amal kamu memberi cinta, jadi jangan hanya memberi uang tetapi ulurkan tanganmu.[1]
- Jika kamu menghakimi orang lain, kamu tidak punya waktu untuk mencintai mereka.[1]
- Buah dari cinta adalah pelayanan, yang merupakan belas kasih dalam tindakan.[1]
- Jika mata Anda positif, Anda akan mencintai dunia. Dan jika lidahmu positif, dunia akan mencintaimu.[4]
- Jika Anda tidak dapat melakukan hal-hal besar, lakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Jika Anda tidak dapat melakukannya dengan cinta yang besar, lakukan dengan sedikit cinta. Jika Anda tidak bisa melakukannya dengan sedikit cinta, lakukan saja.[4]
- Marilah kita selalu bertemu satu sama lain dengan senyuman, karena senyuman adalah awal dari cinta.[1]
- Setiap kita tersenyum kepada seseorang, tindakan tersebut merupakan perwujudan dari kasih, anugerah bagi orang itu, dan sesuatu yang sangat indah.[1]
- “Jika Anda menghakimi orang lain, Anda tidak punya waktu untuk mencintai mereka.”
- “Tidak semua dari kita dapat melakukan hal-hal besar. Tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.”
- “Setiap kali Anda tersenyum kepada seseorang, itu adalah tindakan kasih sayang, sebuah hadiah untuk orang itu, sebuah hal yang indah.”
- “Jangan berpikir bahwa cinta agar menjadi tulus haruslah luar biasa. Yang kita butuhkan adalah mencintai tanpa lelah. Setialah dalam hal-hal kecil karena di situlah letak kekuatanmu.”
- “Kemiskinan yang paling mengerikan adalah kesepian, dan perasaan tidak dicintai.”
- “Jangan biarkan siapa pun datang kepadamu tanpa pergi dengan perasaan lebih baik dan lebih bahagia. Jadilah perwujudan nyata kebaikan Tuhan: kebaikan di wajahmu, kebaikan di matamu, kebaikan di senyumanmu.”
- “Jika kita tidak memiliki kedamaian, itu karena kita telah lupa bahwa kita saling membutuhkan.”
- “Apa yang bisa Anda lakukan untuk mempromosikan perdamaian dunia? Pulanglah dan cintai keluarga Anda.”
- “Bukan seberapa banyak yang kita berikan, tetapi seberapa besar cinta yang kita curahkan dalam memberi.”[5]
Kutipan Tentang Hubungan Tuhan-Manusia
[sunting | sunting sumber]- Tuhan tidak menuntut kita untuk menjadi orang sukses, Dia hanya mengharuskan kita berusaha.[1]
- Saya tahu Tuhan tidak akan memberi saya apa pun yang tidak bisa saya tangani. Saya hanya berharap bahwa Dia tidak terlalu percaya pada saya.[4]
- “Saya tidak yakin persis seperti apa surga itu, tetapi saya tahu bahwa ketika kita meninggal dan tiba saatnya Tuhan menghakimi kita, Dia tidak akan bertanya, 'Berapa banyak perbuatan baik yang telah kamu lakukan dalam hidupmu?' melainkan Dia akan bertanya, 'Seberapa besar kasih yang kamu curahkan dalam apa yang kamu lakukan?'”
- “Tuhan tidak menuntut kita untuk berhasil, Dia hanya menuntut agar kita berusaha.”[5]
Kutipan Tentang Menjalani Kehidupan
[sunting | sunting sumber]- Hidup adalah sebuah permainan, mainkan; Hidup adalah tantangan, hadapilah; Hidup adalah kesempatan, tangkaplah.[4]
- Hiduplah dengan sederhana agar orang lain dapat hidup dengan sederhana.[4]
- Jika Anda tidak bisa memberi makan seratus orang, maka beri makanlah hanya satu orang.[1]
- Kita merasa apa yang kita lakukan tak lebih hanya sebuah tetesan di lautan. Namun, lautan akan berkurang karena adanya tetesan yang hilang itu.[1]
- Kita takut akan masa depan karena kita menyia-nyiakan hari ini.[1]
- Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk.[4]
- Hal yang baik yang Anda lakukan hari ini mungkin saja akan dilupakan besok. Sekalipun begitu, berbuat baiklah apa pun yang terjadi.[4]
- Beberapa orang datang dalam hidup kita sebagai berkah. Beberapa datang dalam hidupmu sebagai pelajaran.[4]
- Tanpa kesabaran, kita akan belajar lebih sedikit dalam hidup. Kita akan melihat lebih sedikit. Kita akan merasa kurang. Kita akan mendengar lebih sedikit.[4]
- Bersikaplah baik satu sama lain. Lebih baik melakukan kesalahan dengan kelembutan daripada melakukan keajaiban dengan ketakbaikan.[4]
- Jika kita tidak memiliki kedamaian, itu karena kita telah lupa bahwa kita saling memiliki.[4]
- "Jangan biarkan setiap orang yang datang pada anda, pergi tanpa merasa lebih baik dan lebih bahagia."[6]
- “Kemarin telah berlalu. Besok belum tiba. Kita hanya memiliki hari ini. Mari kita mulai.”
- “Di akhir hayat, kita tidak akan dinilai berdasarkan berapa banyak ijazah yang telah kita terima, berapa banyak uang yang telah kita hasilkan, berapa banyak hal hebat yang telah kita lakukan. Kita akan dinilai berdasarkan 'Aku lapar, dan kamu memberi aku makan; aku telanjang, dan kamu memberi aku pakaian; aku tunawisma, dan kamu menerima aku.'”
- “Aku sendiri tidak bisa mengubah dunia, tetapi aku bisa melemparkan batu ke air untuk menciptakan banyak riak.”[5]
Daftar Referensi
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
- ↑ 1,00 1,01 1,02 1,03 1,04 1,05 1,06 1,07 1,08 1,09 1,10 1,11 1,12 1,13 1,14 Sitoresmi, Ayu Rifka (2024-04-21). "40 Mother Teresa Quotes dan Artinya, Inspirasi untuk Meningkatkan Semangat Hidup". Liputan 6. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ W. Desmond, Edward (1989-12-04). "Interview with MOTHER Teresa: A Pencil In the Hand Of God". Majalah TIME.
- ↑ Tompleton, John (1998). Worldwide Laws of Life : 200 Eternal Spiritual Principles. Conshohocken, Pennsylvania: Templeton Press. hlm. 448. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ 4,00 4,01 4,02 4,03 4,04 4,05 4,06 4,07 4,08 4,09 4,10 4,11 4,12 Gradianto, Rheza Aditya (2021-08-05). "30 Kata-Kata Inspirasi Bijak Bunda Teresa, Motivasi Berbagi Kebaikan". Bola.com. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 5,0 5,1 5,2 "Mother Teresa Quotes (Author of No Greater Love)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ brilio.net (2021-12-15). "57 Kata-kata motto hidup Bunda Teresa, menginspirasi dan penuh makna". brilio.net. Diakses tanggal 2025-12-13.