Peribahasa Jawa
Dari Wikiquote bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Daftar ini merupakan daftar peribahasa dan pepatah dalam Bahasa Jawa.
Daftar isi |
A [sunting]
- "Adhang-adhang tètèsé embun" - Berharap datangnya sesuatu walau sedikit dan tak pasti
- "Adigang,adigung,adiguna" - Merasa paling kuat, merasa paling agung, merasa paling penting
- "Aja dumeh wong gedhe" - Jangan mentang-mentang jadi pembesar
- "Aji godhong garing" - Sangat tidak berharga bagai daun yang telag rontok
- "Ajining diri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana" - Nilai diri terletak di mulut, nilai fisik terletak pada pakaian
- "Alon-alon waton kelakon" - Pelan-pelan saja asal berhasil
- "Ambeg parama arta." Gear memberi/dermawan sebagai penguasa
- "Anak polah bapa kepradah." Tingkah pola anak, orang tua ikut menanggung akibatnya
- "Ana catur mungkur." Ada adu mulut/ pertentangan selalu dihindari
- "Ana daulate ora ana begjane" Akan mendapatkan keberuntungan tetapi tidak jadi?mendapatkannya
- "Anak polah bapak keparadah" Tingkah laku baik atau buruk menjadi tanggung jawab orang tua
- "Anggenthong umos" Sifat seseorang yang tidak dapat menyimpan rahasia
- "Angon mangsa."melihat waktu yang tepat
- "Angon ulat mgumbar tangan" Tingkah laku seorang pencuri ketika mengawasi keadaan. Jika ramai diam, jika sepi bertindak.
- "Arep jemuré emoh watangé" Ingin enak tapi tidak mau susahnya
- "Asu belang kalung wang Orang miskin tapi memiliki kekayaan berlimpah
- "Asu gedhe menang kerahe." Pangkat tinggi, pasti lebih menang dalam berperkara
- "Asu marani gebuk" Mendatangi mara bahaya
- "Asu rebutan balung." Berdebat hal yang sepele tak ada yang mau mengalah
- "Ati béngkong olèh oncong."
- "Adigang Adigung Adiguno Adiwacara." menyombongkan apa pun yang dimilikinya
B [sunting]
- "Becik ketitik ala ketara." Berbuat baik maupun buruk akhirnya akan terlihat juga
- "Bibit, bebet, bobot." Keturunan/Genetas, lingkungan, ilmu/SDM
- "Bandha titipan, nyawa gadhuhan, pangkat sampiran." tidak ada yang abadi dalam diri kita
C [sunting]
- "crah agawe bubrah." bercerai kita runtuh
- "criwas cawis."
- "cebol ngayuh lintang ." mempunyai karepan tersendiri dan bisa di lakukan
D [sunting]
- "Diwehi ati ngrogoh rempela." Diberi kebaikan, menunt pemberian lebih
- "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan." Lepas dari mara bahaya
- "Dhuwur wekasane, endhek wiwitane." akhirnya mulia, yang semula sederhana
- "Diobong gak kobong, disiram gak teles." sakti, ditekan, dihina, disia-siakan tetapi tetap sukses
E [sunting]
- "Entèk Amèk Kurang Golèk." Habis-habisan, tidak ada yang tersisa
G [sunting]
- "Gupak Pulut ora mangan nangkane." capek pekerjaan nggak dapet hasilnya
- "Gusti Allah ora sare." Tuhan tak pernah tidur" (jadi segala perbuatan kita dan semua yang terjadi di dunia ini tak pernah luput dari pengamatan Yang Maha Kuasa)
- "Galing kangkung isine bumbung wang tapake manuk mabur."
I [sunting]
- "Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri andayani." Didepan menjadi contoh, ditengah membimbing, dibelakang mendukung
- "Iso nembang, ra iso nyuling, Iso nyawang ra iso nyanding." Hanya bisa mengagumi seseorang tapi tidak bisa bersama
J [sunting]
- "Jamur ing mangsa katiga."sesuatu yang mustahil atau sangat langka terjadi.
- "Jer basuki mawa beya."semua keberhasilan dan kesuksesan itu membutuhkan pengorbanan.
- "Jalukan ora wewehan."mau meminta tetapi tidak mau memberi
K [sunting]
- "Kakehan gludhug, kurang udan." banyak bicara tanpa kenyataan
- "Kebo kabotan sungu." lupa daratan
- "Kebo nusu gudel." orang tua yang nurut anaknya
- "Kegedhen empyak kurang cagak." banyak pengeluaran kurang penghasilan
- "Krido lumahing asto." mengemis, kerja dengan menjulurkan telapak tangan.
- "Kutuk marani sunduk." Mendekati mara bahaya
- "Kaya banyu karo lenga." Tidak pernah rukun
M [sunting]
- "Manunggaling kawula gusti." Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah bersatu dengan Tuhannya.
- "Mikul dhuwur, mendhem jero." Menjunjung tinggi kebaikan orang tua dan merhasiakan keburukannya
- "Mulat sarira angrasa wani, rumangsa melu andarbeni, wajib melu angrukebi."
- "Mangan ora mangan ngumpul." Tetap bersatu walaupun dalam kemiskinan
- "Mati siji mati kabeh." Semua yang terlibat harus menanggung akibatnya
- "Mimi lan mintuno." sepasang kekasih yang saling mencintai dalam cerita dunia barat seperti romeo & juliet"
- "Memayu hayuning bawana."memperindah alam
N [sunting]
- "Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake."Menyerang tanpa membawa pasukan, menang tanpa merendahkan lawan yang sudah dikalahkan."
- "Ngrusak pager ayu."Mengambil istri orang.
- "Nguyahi banyu segara."Melakukan hal yang sia-sia."
- "Nabok nyilih tangan."Memanfaatkan orang untuk melakukan sesuatu."
- "Ngono ya ngono ning aja ngono."Kita boleh saja berperilaku sekehendak kita, tetapi jangan sampai berlebihan."
- "Ngalah, ngalih, ngamuk" "Mengalah dahulu, terus menghindari masalah, bila tidak bisa baru dihadapi dengan kekerasan
O [sunting]
- "Obah mamah, ana dina ana upa."
- "Ora ganja ora unus."
- "Ojo rumongso biso, nanging kudu biso rumongso" - Jangan merasa bisa melakukan pekerjaan tapi sebenarnya tidak mampu
- "Ojo Nganti Keris Ono Ing Ngarep." - Jangan sampai keris dipindah di depan (jangan sampai saya menyatakan perang), dalam budaya jawa keris diletakan didepan pada masa damai dan keris akan diletakan didepan jika dalam keadaan perang.
P [sunting]
- "Pager mangan tandhuran" - Bertugas menjaga malah merusak yang dijaga
R [sunting]
- "Rawe-rawe rantas malang-malang putung" - Maju tak gentar membela yang benar
- "Rukun agawe santosa." bersatu kita teguh
S [sunting]
- "Sadawa-dawane lurung."
- "Sadumuk bathuk senyari bumi" - Walau sejengkal tanah (air) harus kita pertahankan
- "Sabejo bejone wong lali isih bejo wong kang eling lan waspada" - Jangan lupa diri karena akan mambawa petaka dikemudian hari
- "Sapa salah seleh" - Orang yang berbuat kesalahan pada akhirnya akan ketahuan juga
- "Sapa sira sapa ingsun" (Indonesia: "siapa Anda, siapa saya") - Janganlah menggurui atau memerintah seseorang tanpa mengetahui tempatnya sendiri.
- "Sepi ing pamrih rame ing gawe" - Bekerja dan berkarya tanpa memikirkan imbalan (atau lebih tepat, imbalan akan mengikuti dengan sendirinya)
- "Seteng dadi gendting, sawu dadi awu."
- "Sugih tanpa bandha, digdaya tanpa aji, nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake" - Kaya tanpa memiliki harta, kuat tanpa senjata, mendatangi tanpa pasukan, meraih kemenangan tanpa mempermalukan
- "Sura dira jayaningrat lebur dening pangestuti" - Sesuatu angkara murka akan hancur oleh kebaikan
- "Surga manut neroko katut" - Kehidupan kelak seorang istri ditentukan dari baik-buruknya agama suaminya
T [sunting]
- "Tamba teka, lara lunga" - Semua penyakit ada obatnya (yang mungkin saat ini belum diketemukan)
- "Tuna satak bathi sanak" - Walau mendapat untung sedikit tapi mendapat relasi
- "Sapa nandur bakal ngunduh" - siapa menanam akan menuai (apapun yang kita perbuat akan ada hasilnya sesuai dengan yang kita perbuat
- "Sapa nandur bakal ngunduh" - siapa menanam akan menuai (apapun yang kita perbuat akan ada hasilnya sesuai dengan yang kita perbuat
U [sunting]
- "Ubaya saksi."
- "Ubut saksi."
- "Udan gemblong omahe wong, udan gaplek omahe dhewe, meksa luwih becik ing omahe dhewe."
- "Ulah semu."
- "Ujaring wong pepasaran."
- "Ula marani gebug."
- "Ulangan cumbon."
- "Ulat madhep ati arep."
- "Ula-ula dawa."
- "Undhaking pawarta sudaning kiriman."
- "Undhaking pawarta sudaning titipan."
- "Undha usuk."
- "Ungak-ungak pager arang."
- "Unjal angempan."
- "Upaya prabeda."
- "Upaya saksi."
- "Urik klelet candu tike."
- "Urun rembug."
- "Urun wudhu."
- "Usung-usung lumbung."
- "Utange nurut wulu."
- "Utang lara nyaur lara, utang pati nyaur pati."
- "Utang nyaur, nyilih ambalekake."
- "Uwot gedebog."
- "Uyah kecemplung segara." melakukan sesuatu yang tiada guna
W [sunting]
- "Witing tresna jalaran saka kulina." dapat jatuh cinta, dikarenakan terbiasa besama
- "Wani silit, wedi rai." ia hanya berani jika orang yang di anggap musuh sedang tidak ada
- "Wani ngalah, luhur wekasane." terkadang mengalah itu lebih baik, untuk kepentingan bersama
- "Wiro yudho wicaksono" satria yang berani berperang membela kebenaran dengan didasari kebijaksanaan
Y [sunting]
- Yen wedi aja wani-wani, yen wani aja wedi-wedi." Jadi orang harus tegas, jangan ragu-ragu
- Yen wedi ing kewuh, sabarang tan ana kang dadi." Bila selalu ragu-ragu, semuanya akan gagal