Zendaya
Tampilan

Zendaya adalah seorang aktris dan penyanyi asal Amerika Serikat.[1] Ia lahir di Oakland, California pada 1 September 1996. Ia telah membintangi sejumlah serial televisi dan film, seperti Spider-Man: Homecoming (2017), Euphoria (2019–), dan Dune (2021).
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Aku ingin menunjukkan bagaimana kamu tidak perlu menunggu tua untuk menghidupkan mimpimu; kamu bisa melakukannya di umur berapapun."
- "Aku suka melihat orang-orang muda mengambil pijakan dan tidak takut untuk menyampaikan perasaan mereka, kemudian menyanggah ketika merasakan ada yang salah atau tidak adil."
- "Aku ingin orang-orang muda tahu kalau tidak ada batasan umur untuk kapan mereka bisa memulai bisnis atau kapan mereka bisa menjadi bos."
- "Secara pribadi, aku lebih memilih hidup dan mati di tanganku sendiri. Kalau karyaku jelek, setidaknya aku yang membuat karyaku jelek. Aku tidak membiarkan orang lain, seorang bapak-bapak tua berjas, yang membuatnya jelek untukku."
- "Aku rasa wanita-wanita sangatlah kuat, dan aku rasa kita lebih kuat ketika bersama-sama dibandingkan sendirian."
- "Aku tipe orang yang tidak mengikuti tren. Akulah yang memulainya."[2]
- I recognize myself in my character’s journey, because I learned a lot about myself through my work too.[3]
- Aku melihat diriku dalam perjalanan karakterku, karena aku juga banyak belajar tentang diriku sendiri melalui pekerjaanku.[3]
- Eventually one character ends up with another one while wearing someone else’s clothes. Everything is interconnected. It’s well-thought. They’re not just clothes. Clothes are never just clothes.[3]
- Pada akhirnya, satu karakter berakhir dengan karakter lain sembari mengenakan pakaian milik orang lain. Semuanya saling terhubung. Semuanya dipikirkan dengan matang. Mereka bukan hanya semata-mata pakaian. Pakaian tidak pernah hanya sekadar pakaian.[3]
- Try to find a balance between doing the work and still not letting it destroy you as a person and destroy your hope and faith in humanity.[4]
- Cobalah menemukan keseimbangan antara menjalankan pekerjaan dan tidak membiarkannya menghancurkan dirimu sebagai manusia, serta merusak harapan dan keyakinanmu pada kemanusiaan.[4]
- I don't like the idea that you have to box yourself in or stay in one lane. Why wouldn't I want to try to make the most of my talents and my gifts while I can?[4]
- Aku tidak suka gagasan bahwa kamu harus membatasi dirimu atau tetap berada di satu jalur saja. Mengapa aku tidak ingin mencoba memaksimalkan bakat dan anugerah yang kumiliki selagi aku bisa?[4]
- Jangan lupa tersenyum. DFTS.[5]
- Kamu mungkin tidak punya hidup yang istimewa, tapi kamu membuat hidup menjadi istimewa.[5]
- Jangan berusaha keras agar diterima. Jangan juga berusaha keras agar terlihat berbeda. Berusahalah untuk menjadi dirimu sendiri.[5]
- Kabar baiknya, teman baik, bahkan teman yang hebat, akan menemanimu melewati segalanya. Mereka tempatmu bercerita, penyemangatmu, dan penjaga rahasiamu. Bisa teman lama sejak kecil atau teman baru di sekolah. Intinya, mereka akan selalu membelamu, tak peduli sudah berapa lama kamu mengenalnya.[5]
- Kami saling terhubung dengan energi satu sama lain. Semuanya terasa seimbang, seperti yin dan yang. Saudari lebih utama daripada pasangan.[5]
- Jangan berusaha keras agar diterima. Jangan juga berusaha keras agar terlihat berbeda. Berusahalah untuk menjadi dirimu sendiri.[5]
- Jangan menyebarkan gosip atau merendahkanku saat aku tidak bisa membela diri.[5]
- Nilaimu jauh lebih tinggi dari apa yang mereka katakan tentangmu.[5]
- Seorang feminis adalah orang yang percaya pada kekuatan perempuan sama besarnya dengan kekuatan siapa pun. Ini tentang kesetaraan dan keadilan. Menjadi bagian darinya itu hal baik.[5]
- Tidak ada orang yang jelek. Itu tidak nyata. Luangkan waktu untuk mengenal dirimu. Luangkan waktu untuk mencintai dirimu. Semuanya akan baik-baik saja.[5]
- Hidup punya banyak hal baik. Mengapa harus terpaku pada hal negatif.[5]
- Bagaimana dengan semua bentuk keindahan lain yang ada di luar sana.[5]
- Hal terbaik adalah menyadari siapa dirimu. Gunakan apa yang kamu punya.[5]
- Jangan berusaha keras agar diterima. Jangan juga berusaha keras agar terlihat berbeda. Berusahalah untuk menjadi dirimu sendiri.[5]
- Penting untuk selalu percaya diri pada diri sendiri dan pada keyakinanmu. Tetap kuat dengan itu.
- Santai. Berhenti berlebihan. Tarik napas sejenak.[5]
- Naluri kita sering fokus pada hal buruk dalam hidup. Padahal yang paling penting adalah orang-orang yang mencintaimu.[6]
- Tidak ada yang namanya jelek. Kata itu tidak ada dalam kamusku. Jika ada arti sempurna, kamu sempurna saat menjadi dirimu sendiri.[6]
- Kamu tidak boleh membiarkan pendapat, komentar, atau keputusan orang lain memengaruhi perasaanmu tentang dirimu sendiri.[6]
- Kamu tidak perlu merasa gagal jika tidak bangun dengan perasaan luar biasa setiap hari. Selama kamu terus belajar mengenal diri sendiri dan makin mencintai diri sendiri setiap hari, kamu sudah berjalan dengan benar.[6]
- Aku lebih memilih hidup dan mati atas pilihanku sendiri. Jika karyaku buruk, setidaknya itu hasil pilihanku. Aku tidak membiarkan orang lain, apalagi orang berjas, menentukan kegagalanku.[6]
- Kamu tidak harus menunggu tua untuk mengejar mimpi. Kamu bisa memulainya di usia berapa pun. Itu mungkin.[6]
- Penting untuk bersuara pada hal yang kamu pedulikan dan kamu pahami. Jangan bersuara hanya untuk bersuara jika kamu tidak punya dasar dan tidak tahu apa yang kamu bicarakan.[6]
- Cara kita bereaksi terhadap sesuatu menunjukkan karakter kita dan tipe pribadi kita.[6]
- Temukan hal yang membuatmu bahagia. Kejar itu.[7]
- Banyak orang belum memahami besarnya pengaruh media sosial dan ponsel kita.[7]
- Jika ada arti sempurna, kamu sempurna saat menjadi dirimu sendiri.[7]
- Mari biasakan motivasi dan cinta. Bukan diskriminasi dan kebencian.[7]
- Hidup punya banyak hal baik. Mengapa harus terpaku pada hal negatif.[7]
- Awalnya aku dipersiapkan menjadi pemain basket, bukan aktris. Orang tuaku memasukkanku ke tim kompetitif sejak taman kanak-kanak. Hatiku ada di dunia seni. Tapi aku juga tomboy.[7]
Daftar Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Zendaya - Actress". TV Insider (dalam bahasa American English). 2025-11-04. Diakses tanggal 2025-11-16.
- ↑ "33 Zendaya Quotes on Confidence & Authenticity". InHerSight (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 3,0 3,1 3,2 3,3 v.schutz@numero.com (2025-09-25). "Interview with actress Zendaya, star of Challengers". Numéro (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ 4,0 4,1 4,2 4,3 Chia, Jessica (2019-11-21). "How Zendaya Balances Her Public Persona and Personal Identity". Allure (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ 5,00 5,01 5,02 5,03 5,04 5,05 5,06 5,07 5,08 5,09 5,10 5,11 5,12 5,13 5,14 "Zendaya Quotes (Author of Between U and Me)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ 6,0 6,1 6,2 6,3 6,4 6,5 6,6 6,7 Roschke, Ryan (2016-04-14). "14 Quotes From Zendaya That Will Leave You Feeling Inspired as Hell". Popsugar (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ 7,0 7,1 7,2 7,3 7,4 7,5 "Zendaya Quotes on Love, People, Greatness and Life". www.famousquotes123.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-28.