Lompat ke isi

Zara Larsson

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Zara Larsson pada 2021
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:

Zara Larsson (lahir 16 Desember 1997) adalah penyanyi Swedia. Kariernya sebagai penyanyi bermula setelah menjadi kontestan dan pemenang ajang pencarian bakat di stasiun televisi TV4, Talang 2008, acara Britain's Got Talent versi Swedia. Majalah TIME menobatkannya sebagai salah satu “30 Remaja Paling Berpengaruh Tahun 2016.”[1]

  • "I will not trash-talk girls in my songs."[2]
    • Aku tidak akan menjelek-jelekkan perempuan dalam laguku.
  • ...It’s important for me because that’s who I am as a person,” she tells me, “I’m very opinionated. I’m pretty vocal—or at least I have been.”[1]
    • “...Ini penting bagi saya karena itulah saya sebagai pribadi,” katanya kepada saya, “Saya sangat berpendirian. Saya cukup vokal—atau setidaknya saya pernah
  • I think today it could be an inner conflict of being a girl and being a feminist."[1]
    • Saya pikir saat ini mungkin ada konflik batin antara menjadi seorang perempuan dan menjadi seorang feminis.
  • "In real life, I feel very empowered. I’m a very strong woman who’s quite opinionated and I’ve grown into that. I think that’s why I usually don’t have a problem at all with showing my vulnerable side in my songs. That vulnerability is a sign of strength."[3]
    • Di dunia nyata, aku merasa sangat berdaya. Aku perempuan yang sangat kuat dan berpendirian teguh, dan aku telah berkembang menjadi seperti itu. Kurasa itulah sebabnya aku biasanya tidak keberatan menunjukkan sisi rapuhku dalam lagu-laguku. Kerentanan itu adalah tanda kekuatan.
  • "I grew up wanting to be that girl who has a lot of paparazzi around her, who’s famous like that. Now that’s literally the last thing in the world that I want. With social media, you don’t have to read tabloids to see what a person is up to. It’s their everyday life on their Instagram but it’s the stuff that they want to share. Not something someone stole from them."[3]
    • Saya tumbuh besar dengan keinginan menjadi gadis yang dikelilingi banyak paparazzi, yang setenar itu. Nah, itu sekarang benar-benar hal terakhir yang saya inginkan di dunia ini. Dengan media sosial, kita tidak perlu membaca tabloid untuk melihat kegiatan seseorang. Yang ditampilkan hanyalah keseharian mereka di Instagram, tetapi juga hal-hal yang ingin mereka bagikan. Bukan sesuatu yang dicuri dari mereka.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 1,2 Pratt, Danny. "Your next Swedish Pop Crush Zara Larsson on Third Wave Feminism". Flaunt. Diakses tanggal 2025-12-06.
  2. Dean, Michelle (12 Agustus 2016). "Zara Larsson's Unabashed Feminism: 'Let's Trash Talk the Guy'". Billboard. Diakses tanggal 2025-12-06.
  3. 3,0 3,1 "Zara Larsson: Growing Into Womanhood". Hunger. 5 Maret 2021. Diakses tanggal 2025-12-06.