Lompat ke isi

Winna Efendi

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Winna Efendi adalah seorang penulis asal Indonesia, lahir pada 6 Januari 1986. Sebelum meniti karirnya sebagai penulis buku, Winna Efendi sempat menjadi freelance reporter di sebuah majalah serta jurnalis fashion di Fasity. Ia mulai aktif menulis buku sejak tahun 2007.[1]

  1. “Nggak semua yang kita rasakan harus diwujudkan dalam kata-kata dan tindakan. Terkadang, hal itu cukup dirasakan dalam hati.”[2]
  2. "Mencintai seseorang. Mungkin seperti berjalan di atas lapangan es tanpa merasakan dinginnya. Lapisan esnya bisa retak kapan saja, tapi bagai orang bodoh kita terus melangkah maju. Kadang, paranoia menguasai dan membuat kita mengambil beberapa langkah mundur. Cinta adalah faktor yang membuat kita membulatkan tekad dan terus maju, percaya bahwa kita tidak akan jatuh dan tenggelam, walau percaya terlihat seperti resiko terbesar yang akan pernah kita ambil."
  3. "Mereka semua memilih prioritas. Bahkan mereka terluka dan saling menyakiti, pada akhirnya mereka semua memilih apa yang penting bagi mereka."
  4. "Hidup itu seperti roda. Kadang kita ada di atas, kadang kita ada di bawah. Hidup bagai sekotak cokelat, entah rasa apa yang bakal kita dapetin. Hidup juga kayak cuaca. Hari ini bisa hujan, besok bisa cerah. Tapi, lo nggak akan punya hujan selamanya, atau kemarau selamanya. Kita butuh pahit dan manis secara bersamaan, sebuah bentuk keseimbangan."
  5. "Perasaan bisa memudar seiring waktu, tapi ada beberapa hal yang tak pernah hilang, perasaan yang pantas untuk diperjuangkan. Pertanyaannya adalah, perasaanmu untuknya jatuh pada kategori yang mana? Tanyakanlah hal itu kepada dirimu sendiri, dan kau akan tahu apa yang harus kau lakukan."[3]
  6. “Tetapi, bukankah letak memori yang sesungguhnya adalah di hati? Bukan tempat, bukan benda, bukan juga foto-tetapi hati. Hati yang merindukan, hati pula yang memutuskan untuk mengingat.”
  7. “Ada suatu saat kita dapat memilih yang terbaik. Ada suatu saat dimana kita berbuat kesalahan dan hidup dalam kenangan penuh penyesalan.”
  8. “Mungkin kita hanya dua orang yang kebetulan ketemu di satu titik waktu dan suatu hari nanti akan berpisah untuk mengambil jalan yang berlawanan arah.”
  9. “Terkadang yang kita butuhkan bukan sekadar memaafkan, juga merelakan. Bukan cuma menyayangi, juga melakukan yang terbaik agar orang yang kita sayangi bahagia.”[4]
  10. “Tidak ada persahabatan yg sempurna di dunia ini. yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.”
  11. “You can meet someone who’s just right, but he might not be meant for you. You break up, you lose things, you never feel the same again. But maybe you should stop questioning why. Maybe you should just accept it and move on.”
  12. “Kita tidak akan pernah benar-benar berhenti mencintai seseorang. Kita hanya belajar untuk hidup tanpa mereka.”
  13. “Terkadang aku berharap dapat membaca hati orang. Melongok ke dalam sanubari mereka, membaca apa yang tertulis disana. Menghirup dalam - dalam keraguan mereka, mengecap asa yang tidak diucapkan, dan menggali alasan di setiap debar perasaan mereka.”
  14. “Hidup juga kayak cuaca. Hari ini bisa hujan, besok bisa cerah. Tapi, lo nggak akan punya hujan selamanya, atau kemarau selamanya. Kita butuh pahit dan manis secara bersamaan, sebuah bentuk keseimbangan.”
  15. “Saat mencintai seseorang, apa pun kesalahannya, kamu tidak akan bisa begitu saja berhenti mencintainya.”[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Winna Efendi". www.gramedia.com. Diakses tanggal 2025-12-01.
  2. "Top 200 Motivational Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-02.
  3. "282 Kata-kata Bijak dari Winna Efendi: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-12-02.
  4. Mahardini, Kinanti Nuke (18 Desember 2017). "Quotes dari Novel Winna Efendi yang Dijamin Bikin Kita Galau dan Baper!". Cewek Banget. Diakses tanggal 2025-12-02.
  5. "Winna Efendi Quotes (Author of Refrain)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-02.