Lompat ke isi

Wewey Wita

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Wewey Wita (nama asli Yo Chu Wey, lahir di Tangerang, 5 Februari 1993) adalah atlet pencak silat putri asal Indonesia. Prestasinya di bidang pencak yang berhasil diraihnya yakni medali emas dalam perhelatan SEA Games 2017 dan medali emas Asian Games 2018.[1]

  1. Melihat perempuan yang tertindas, rasanya ingin membela, tapi kalau ingin membela harus punya ilmu bela diri. Awalnya pencak silat untuk jaga diri, tapi lama-lama keasyikan, enak, dan berlanjut[2] - Wewey bercerita awal mula mengenal olahraga bela diri.
  2. Silat lebih sulit daripada cabang bela diri lain. Seperti karate, ada batas kekuatan untuk menyerang lawan. Kalau silat, harus menyerang sekuat mungkin.[2]
  3. Alhamdulillah, kalau patah tulang belum pernah, tapi kalau retak sudah sering. Tapi lama-lama jadi biasa karena pencak silat sudah mendarah daging.[2]
  4. Persaingan di nomor tarung lebih berat karena setiap orang punya kemampuan masing-masing. Nomor tarung lebih sulit dipelajari dan lebih menantang. Kalau di nomor seni, Indonesia unggul karena pencak silat asalnya dari Indonesia. Keindahan dan kemantapan pesilat Indonesia sulit disaingi.[2]
  5. Rumah itu dari bonus SEA Games 2017. Rasanya bahagia, semua terbayar tuntas[3] - Wewey menceritakan bonus SEA Games 2017 ia gunakan untuk membangun rumah keluarganya.
  6. Tiap makan Wewey selalu teringat orang-orang di rumah. Mereka sudah makan atau belum.[3]
  7. Wewey punya harapan besar di pencak silat. Ketika jatuh itu memang sedih untuk mencari makan yang sulit. Saat ini kalau nonton film ada cerita orang susah, itulah yang aku pernah rasakan, sampai mati lampu karena listrik dicabut. Itu yang membuat aku kuat untuk berjuang sampai sekarang[3] - Wewey bercerita mengenai kondisi keluarganya dan motivasinya untuk terus berprestasi.
  8. Mungkin kalau saya pribadi ada energi tambahan karena bertanding di negara sendiri. Di rumah kita sendiri banyak sekali masyarakat yang mendoakan dan mendukung. Asian Games pun digelar berdekatan dengan Hari Kemerdekaan, jadi makin menambah semangat. Kami para pesilat termotivasi memberikan yang terbaik. Hal-hal tersebut kunci kami bisa sukses.[4]
  9. Wewey sangat bersyukur dan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia karena mendoakan dan mendukung saya. Ini semua untuk Indonesia. Akhirnya di Asian Games bisa memberikan yang terbaik. Sebenarnya sudah yakin menang. Kalau dibilang soal strategi, kan lawan juga sudah tahu teknik saya. Terpenting percaya dengan teknik yang dimiliki dan kebetulan juga semua orang datang mendukung. Itu jadi kekuatan untuk saya. [4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Wewey Wita". VIVA. 2018-08-31. Diakses tanggal 2025-12-17.
  2. 2,0 2,1 2,2 2,3 "Wewey Wita, Awalnya untuk Jaga Diri". Kompas. 2015-03-11. Diakses tanggal 2025-12-17.
  3. 3,0 3,1 3,2 Diah, Femi (2018-07-25). "Dengan Pencak Silat, Wewey Wita 'Sambung Listrik' Keluarga". Detik Sport. Diakses tanggal 2025-12-17.
  4. 4,0 4,1 Ariyani, Dwi (2018-08-31). "Sabet Emas Pencak Silat, Wewey Wita Sudah Yakin Menang Sejak Awal". Bola. Diakses tanggal 2025-12-17.