Waja Sampai ka Puting

Dari Wikiquote bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Lompat ke: navigasi, cari

Waja Sampai ka Puting ( bahasa Indonesia : Terbuat dari baja mulai pangkal sampai ke ujungnya), maksudnya perjuangan yang tak pernah berhenti hingga tetes darah penghabisan.

Masyarakat Banjar puak Negara mempunyai keahlian membuat perkakas rumah tangga seperti parang, pisau, cangkul dari besi. Parang atau pisau tersebut yang bahannya dari baja mutunya lebih baik dan terbuat dari baja keseluruhannya dari pangkal sampai ke ujung (waja sampai ka puting).

Peribahasa ini dijadikan oleh Pangeran Antasari dan rakyat Kalsel sebagai motto perjuangannya melawan penjajah pada saat Perang Banjar yaitu Haram Manyarah Lawan Walanda, Waja Sampai ka Puting yang bermakna bekerja sampai selesai, perjuangan hingga tercapai.

Juga menjadi motto provinsi Kalimantan Selatan ("Waja Sampai Ka Puting"), Kota Balikpapan dan Kodam VI Mulawarman ("Gawi Manuntung, Waja Sampai Ka Puting")

Peribahasa Banjar
A B C D E F G H I J K L M N
O P Q R S T U V W X Y Z