Lompat ke isi

Wahidah Rustam

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Wahidah Rustam lahir di Makassar 10 April 1974 dan meninggal pada 4 Februari 2022 adalah seorang pejuang hak asasi manusia dan aktivis perempuan terkemuka di Indonesia yang dikenal karena dedikasinya membela kelompok marjinal. [1]

  1. Memposisikan anak perempuan seperti ‘properti’ merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender. [2]
  2. Industri rumahan yang tidak punya modal besar akan kalah dengan dengan korporasi. [3]
  3. Perempuan semakin tidak punya ruang untuk menyampaikan pandangan dan menentukan pemimpin daerah atas keputusan politiknya. Padahal, sejak pilkada dilakukan secara langsung, pendidikan politik dan pemberdayaan perempuan semakin menguat. [4]
  4. Perkawinan anak merupakan salah satu penyebab tingginya angka perceraian di masyarakat dan perkawinan anak berdampak buruk pada kualitas sumberdaya manusia Indonesia. [2]
  5. Perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap persoalan ekonomi sosial perempuan. [5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Luviana (2022-02-05). "Selamat Jalan Wahidah Rustam, Pejuang Perempuan dan Kelompok Marjinal". Konde.co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-20.
  2. 2,0 2,1 "Mendorong Regulasi Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Bone | BaKTINews". baktinews.bakti.or.id. Diakses tanggal 2025-12-20.
  3. "RUU Pangan Dinilai Berpihak pada Korporasi". Tempo. 2012-04-29. Diakses tanggal 2025-12-20.
  4. "Solidaritas Perempuan Tolak UU Pilkada". Tempo. 13 Oktober 2014 | 22.30 WIB. Diakses tanggal 2025-12-20.
  5. "Wahidah Rustam: Perempuan Adalah Korban Terbesar dari Berbagai Bencana yang Terjadi". Jurnal Perempuan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-20.