Txai Suruí
Tampilan

Txai Suruí (1997) is an Indigenous leader and activist from the Amazon. Deeply committed to her culture’s ancient practices, she also embraces new technology. By using drones to protect ancestral forests and social media to amplify her message globally, she’s securing land rights and creating policy changes. [1] Pemimpin dan aktivis adat dari Amazon. Ia sangat berkomitmen pada praktik-praktik leluhur budayanya, sekaligus merangkul teknologi baru. Dengan menggunakan drone untuk melindungi hutan leluhur dan media sosial untuk memperkuat pesannya secara global, ia memperjuangkan hak atas tanah serta mendorong perubahan kebijakan.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Activism was not a choice. We fight because we have no other choice, and we have to do it the best way we can." "Aktivisme bukanlah sebuah pilihan. Kami berjuang karena kami tidak punya pilihan lain, dan kami harus melakukannya dengan cara terbaik yang kami bisa."
- "While you close your eyes to reality, the forest guardian Ari-Uru-Eu-Wau-Wau, my childhood friend, was killed for defending nature. Indigenous peoples are on the frontline of the climate emergency, so they must be at the centre of decisions to stem it. We have ideas to avert the end of the world. Let us curb the emissions of false and irresponsible promises, end the pollution of empty words and fight for a livable present and future. Let our utopia be a future for the Earth." "Ketika kalian menutup mata terhadap kenyataan, penjaga hutan Ari-Uru-Eu-Wau-Wau, sahabat masa kecil saya, dibunuh karena membela alam. Masyarakat adat berada di garis depan darurat iklim, maka mereka harus berada di pusat pengambilan keputusan untuk menghentikannya. Kami punya gagasan untuk mencegah akhir dunia. Mari kita batasi emisi janji-janji palsu dan tidak bertanggung jawab, akhiri polusi kata-kata kosong, dan berjuang demi masa kini dan masa depan yang layak dihuni. Biarlah utopia kita adalah masa depan bagi Bumi."
- "My mother had taken me to a march for the protection of indigenous children’s rights. At one point I let go of her hand and walked towards the stage. I do not remember what I said. Only the eyes of the audience fixed on me, from which they showed respect." "Ibu saya pernah membawa saya ke sebuah aksi untuk melindungi hak-hak anak adat. Pada suatu saat saya melepaskan tangan beliau dan berjalan menuju panggung. Saya tidak ingat apa yang saya katakan. Yang saya ingat hanyalah mata para hadirin yang tertuju pada saya, dan dari tatapan itu terpancar rasa hormat."
- "For the natives, land, water, trees are not ‘raw materials’ to be turned into money. They are part of us. Thanks to this spiritual closeness to the forest, we natives have learnt to take care of it. We have been doing this for millennia. Our ancestral experience and wisdom can be put at the service of the rest of the globe to avert catastrophe, before it is too late”. To “avert the end of the world." "Bagi masyarakat adat, tanah, air, dan pepohonan bukanlah ‘bahan mentah’ untuk diubah menjadi uang. Semua itu adalah bagian dari diri kami. Berkat kedekatan spiritual dengan hutan, kami belajar merawatnya. Kami telah melakukan ini selama ribuan tahun. Pengalaman dan kebijaksanaan leluhur kami dapat digunakan untuk kepentingan seluruh dunia guna mencegah bencana, sebelum semuanya terlambat—untuk mencegah akhir dunia." [2]
- "At COP26, Brazil and the world made promises to reverse climate change. But deforestation is advancing on our territories. The Brazilian government is undermining environmental legislation and has expressed a desire to end the demarcation of Indigenous lands." "Di COP26, Brasil dan dunia membuat janji untuk membalikkan perubahan iklim. Namun deforestasi terus maju di wilayah kami. Pemerintah Brasil melemahkan undang-undang lingkungan dan menyatakan keinginan untuk mengakhiri penetapan wilayah adat."
- "They kill land defenders like Dom Phillips, Bruno Periera and my friend Ari Uru-Eu-Wau-Wau. I am afraid because my mother, my father, my husband and my whole community are receiving death threats for defending the forests like me." "Mereka membunuh para pembela tanah seperti Dom Phillips, Bruno Pereira, dan sahabat saya Ari Uru-Eu-Wau-Wau. Saya takut karena ibu, ayah, suami, dan seluruh komunitas saya menerima ancaman pembunuhan karena membela hutan seperti saya."
- "Several of our Indigenous territories in the Amazon are islands surrounded by soy fields. The meat and leather industry connects to this tragedy too. I spent most of my childhood in the Uru-eu-wau-wau Indigenous territory. An evil people destroyed parts of this land to create illegal cattle fields. Do you know where this meat and leather is going? Europe, the USA and China." "Beberapa wilayah adat kami di Amazon kini menjadi pulau-pulau yang dikelilingi ladang kedelai. Industri daging dan kulit juga terhubung dengan tragedi ini. Saya menghabiskan sebagian besar masa kecil saya di wilayah adat Uru-eu-wau-wau. Orang-orang jahat menghancurkan sebagian tanah ini untuk membuka padang ternak ilegal. Tahukah kalian ke mana daging dan kulit itu pergi? Ke Eropa, Amerika Serikat, dan Tiongkok."
- "Money doesn’t have value if we don’t have life." "Uang tidak memiliki nilai jika kita tidak memiliki kehidupan." [3]
- "My people have lived in the Amazon forest for at least 6,000 years. The Land is speaking. It is warning us that we do not have any more time." "Bangsa saya telah hidup di hutan Amazon setidaknya selama 6.000 tahun. Tanah sedang berbicara. Ia memperingatkan kita bahwa kita tidak memiliki waktu lagi." [4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Txai Suruí | TED Fellows". fellows.ted.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
- ↑ "Txai Suruí - L'Osservatore Romano". www.osservatoreromano.va (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
- ↑ ""Deforestation isn't just about trees. Deforestation is ending lives." Views from the Amazon leader and the asset manager – Global Canopy" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-12-19.
- ↑ administrador (2024-01-18). "Txai and Neidinha Suruí: Fantastic Women". ICS (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-19.