Tri Rismaharini
Tampilan


Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Tri Rismaharini (lahir di Kediri, Jawa Timur, 20 November 1961) adalah politikus dan birokrat Indonesia. Ia dikenal sebagai Wali Kota Surabaya perempuan pertama, menjabat selama dua periode (2010–2015 dan 2016–2021). Setelah menuntaskan masa jabatannya sebagai wali kota, ia diangkat menjadi Menteri Sosial Republik Indonesia pada 23 Desember 2020 oleh Presiden Joko Widodo.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Jangan membohongi diri sendiri, jika tidak tahu maka bilang tidak tahu … jika saya tidak tahu, saya akan bertanya hingga mengerti serta jangan meremehkan siapapun dan apapun.”[2]
- “Keberhasilan dan kesuksesan adalah hak semua orang.”
- “Orang berhasil tak pernah menyerah sesulit apapun.”[3]
- "Saya bukan ulama, tapi umara. Saya takut kalau nanti ditanya malaikat di Padang Makhsar: 'Risma kenapa masih ada rakyatmu yang susah dan kelaparan?' Maka, saya terus bekerja dan berusaha agar rakyat Surabaya sejahtera,"[4]
- “Jabatan cuma titipan. Kalau saya tidak mampu, ya tidak bisa dipaksakan.”
- “Saya akan merasa puas dan senang kalau pekerjaan bisa berjalan baik. Itu yang buat saya semangat lagi.”
- “Kalau saya pergi ke suatu tempat, saya temukan sesuatu dan langsung saya selesaikan masalahnya.”
- “Saya tidak peduli orang ngomong apa, karena ini saya pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan.”
- "Ayah saya sebetulnya berhak dimakamkan di makam pahlawan, dan berhak dapat fasilitas sebagai veteran. Saya tahu dia menolak. 'Saya berjuang untuk tidak dapat fasilitas, tapi untuk negara'. Ini membekas pada saya."[5]
- "Saya takut melukai orang tua saya, kalau saya mengkhianati kota ini."[5]
Tentang kepemimpinan
[sunting | sunting sumber]- “Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang bisa memberi kesempatan sukses kepada semua orang.”
- “Pemimpin itu tidak cukup hanya pintar, tapi harus punya hati.”
- “Menjadi seorang pemimpin harus ikhlas dan setiap langkahnya selalu didasari oleh tiga rangkaian prinsip tindakan, yaitu bekerja, berkata dan berdoa.”[6]
- “Kalau kita ingin jadi pemimpin, jangan cuma duduk di belakang meja. Turun ke lapangan, rasakan apa yang dirasakan rakyat.”
- “Manusia bisa berubah, jika melihat contoh dari pemimpinnya.”
- “Tegas itu bukan berarti kasar, tapi jelas dalam tujuan dan tindakan.”
- “Kalau tidak bisa menyenangkan semua orang, paling tidak jangan menyakiti.”
- "Kendala itu bukan karena saya perempuan. Kendalanya karena saya berangkat dari birokrat, dan selama ini saya tidak mengenal politik."[7]
Tentang kerja keras dan pengabdian
[sunting | sunting sumber]- “Saya tidak ingin hanya duduk di belakang meja, saya ingin tahu kondisi di lapangan.”
- “Saya tidak bisa tidur kalau tahu masih ada warga saya yang kelaparan.”
- “Saya tidak takut dimarahi, yang penting saya melakukan yang benar.”
- “Saya bekerja bukan untuk dipuji, tapi karena tanggung jawab saya kepada Tuhan.”
- “Kalau kita sungguh-sungguh bekerja untuk orang lain, Tuhan pasti bantu.”
- “Tuhan menciptakan kita berbeda-beda … Itulah prioritas pertama saya yang sebenarnya (saat memimpin Surabaya): mencari warga yang kesusahan ketika mereka butuh pertolongan.”[8]
- "Saya tetap berpedoman: kepentingan masyarakat itu yang utama, saya tidak akan berubah apapun resikonya, karena saya yakin suara rakyat itu suara Tuhan."[5]
Tentang pendidikan dan anak muda
[sunting | sunting sumber]- “Untuk anak-anakku, tidak usah berpikir asal dan siapa orang tua kalian. Kalian berhak untuk berhasil, karena Tuhan adil.”
- "Saya yakin bahwa semua anak ditakdirkan untuk sukses, tinggal kalian mau atau tidak. Jika kita menyerah, kita menyerah dengan takdir yang diberikan Tuhan, seperti batu yang setiap hari ditetesi air, perlahan akan berlubang,"[2]
- “Gagal sekali tidak apa-apa. Gagal dua. Hingga gagal itu takut mendekati kita karena kita maju terus.”
- “Anak muda harus punya semangat juang, jangan hanya ingin instan.”
- “Belajar itu bukan cuma untuk dapat nilai, tapi untuk bisa berguna bagi orang lain.”
- “Saya ingin anak-anak Surabaya punya mimpi besar, tapi juga hati yang besar.”
Tentang keluarga dan peran perempuan
[sunting | sunting sumber]- “Setinggi apapun jabatan kita, begitu kita masuk rumah, kita adalah ibu rumah tangga dan istri dari suami kita.”
- “Perempuan harus kuat, tapi juga harus lembut. Dunia ini butuh keduanya.”
- “Jangan takut bermimpi besar hanya karena kamu perempuan.”
- “Keluarga adalah tempat kita belajar tentang kasih dan tanggung jawab.”
Tentang masyarakat dan kemanusiaan
[sunting | sunting sumber]- “Kita tidak bisa hidup enak sendiri ketika masih banyak orang yang susah.”
- “Kalau saya marah, itu bukan karena benci, tapi karena saya sayang rakyat saya.”
- “Saya ingin orang Surabaya bisa hidup dengan bermartabat, bukan hanya bertahan hidup.”
- “Tolong-menolong itu bukan slogan, tapi tindakan.”
- “Semakin banyak yang saya tolong, saya naik kelas.”[3]
- “Saya ingin kota ini jadi tempat di mana orang merasa dicintai.”
- “Saya menangis karena ingat dampak lokalisasi ke anak-anak. Bukan karena jabatan saya … Kalau nanti sore Tuhan cabut nyawa saya, ya habis jabatan saya. Jadi buat apa pencitraan?”[7]
- "Saya ngotot agar taman itu bisa dinikmati masyarakat, yaitu menjadi ruang sosial dan rekreasi bagi masyarakat tidak mampu. Ini yang membuat taman kita tidak satu pun yang 'nggak laku."[5]
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- https://www.liputan6.com/surabaya/read/4080561/6-kutipan-inspirasi-dari-wali-kota-surabaya-tri-rismaharini
- https://www.idntimes.com/life/inspiration/10-kata-bijak-risma-yang-bakal-mencerahkan-harimu-1-00-c8x35-07q6lc
- https://www.dream.co.id/stories/sempat-pamit-ini-45-kata-kata-bijak-risma-yang-tegas-dan-penuh-semangat-200603o.html
- https://www.finansialku.com/bisnis/kata-kata-bijak-tri-rismaharini/
- https://www.popmama.com/life/health/kata-bijak-tri-rismaharini-yang-penuh-gebrakan-dan-memotivasi-00-wtxrp-ktz4bg
- https://www.brilio.net/wow/40-kata-kata-quote-tri-rismaharini-inspiratif-penuh-motivasi-200131m.html
- https://www.antaranews.com/berita/546514/tri-risma-motivasi-ribuan-siswa-jelang-unas-maret?utm
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Pitasari, Ervina. (2018). Kisah, perjuangan, & inspirasi Tri Rismaharini. ISBN 6025479615.
- ↑ 2,0 2,1 antaranews.com (2016-02-22). "Tri Risma motivasi ribuan siswa jelang unas, Maret". Antara News. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 3,0 3,1 "Wali Kota Surabaya Risma Ungkap Alasan Tolak Jabatan Menteri". liputan6.com. 2019-11-07. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ antaranews.com (2018-04-13). "Risma berbagi pengalaman pimpin Surabaya". Antara News. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 5,0 5,1 5,2 5,3 Indonesia, Heyder Affan BBC. "BBC Indonesia - Indonesia - Rismaharini, walikota anti kompromi". www.bbc.com. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ Agency, ANTARA News. "Risma Berbagi Pengalaman Pimpin Surabaya di Islamabad". ANTARA News Jawa Timur. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 7,0 7,1 "Risma: Saya Menangis Bukan untuk Pencitraan". detiknews. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ ais. "Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Jadi Pemimpin Harus Berani Menderita" (PDF). PR INDONESIA.
| Tokoh |
|---|
| A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z |
