Tjilik Riwut

Anakletus Tjilik Riwut (EYD: Cilik Riwut, 2 Februari 1918 – 17 Agustus 1987) adalah seorang politikus asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Timur pada periode 1950–1957 dan kemudian sebagai Gubernur Kalimantan Tengah pada periode 1958 hingga tahun 1967. Pada tahun 1998, Tjilik Riwut ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional Indonesia.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Giatlah bekerja membangun, jujur rajin dan bersemangat, dimana ada kemauan di situ ada jalan. Bekerja sekali lagi bekerja. Bangunlah kembali kebudayaan sejati".
- "Bermodalkan tekad nenek moyang, ang kajori doha ikei bahondong, ikei cheam aro ang kajipom yang artinya selama darah kami masih merah, kami tidak mau dijajah, dan ara marop berarti pantang menyerah, segala kesulitan mampu diatasi."[1]
Puisi
[sunting | sunting sumber]Tjilik Riwut pernah membuat puisi sebagai persembahan untuk 3 pahlawan pasukan payung yang gugur pada bulan Oktober 1947 di tengah-tengah Kalimantan, yakni Kapten Harry Sumantri, Sersan Mayoor Kosasih, dan Letnan Muda Iskandar. Mereka gugur sebagai Kusuma Bangsa karena serangan pihak musuh.
Ku selalu terharu,
Ingat kau bertiga.
Pahlawan Negara, gagah perwira.
Mengarungi Udara mempertaruhkan jiwa raga.
Berbakti ... dan nyata terbukti,
Sungguh patut dipuji,
Mudah-mudahan Tuhan Ilahi ...
Memberikan tempat yang abadi ...
Disorga loka ... tempat yang nyata
Hai ahlawan Negara, pahlawan kesatria,
Kami yang tinggal tak ada artinya,
jasamu tak dapat kubalas selama-lamanya.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Andika, Rendhik (2018-02-04). "Artikel - Seabad Tjilik Riwut dan semangat pantang menyerah". ANTARA. Diakses tanggal 2025-11-09.
- ↑ Riwut, Tjilik (1993). Kalimantan Membangun Alam dan Budaya. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. hlm. 204. ISBN 979-8120-58-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
| Tokoh |
|---|
| A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z |
