Titarubi
Tampilan
Titarubi nama lengkap Rubiati Puspitasari (lahir 15 Desember 1968) adalah seniman dengan latar belakang seni keramik yang kemudian mengambangkan karya-karyanya dengan medium beragam. Tita mulai berpameran tahun 1988, sejak masih di bangku kuliah dan pada tahun 2008 mendirikan Indonesia Contemporary Art Network bersama dengan Enin Supriyanto.[1][2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Karya yang sama telah dipamerkan pada pameran “Suspended Histories” di Museum Van Loon, Amsterdam, Belanda pada tahun 2013 serta pameran tunggalnya yang bertajuk “Discourse of The Past” di Philo Artspace, Jakarta, Indonesia pada tahun 2014," [3]
- "Karena ketika seorang manusia dihadapkan dengan peristiwa sejarah yang melibatkan tragedi kemanusiaan yang telah lalu, tidak ada pembicaraan lebih lanjut, tidak ada teriakan, hanya senyap menyergap sebagai bentuk cerminan akan bagaimana manusia kini memaknai kemanusiaan bagi dirinya sendiri maupun bagi manusia lainnya,"[3]
- "Butuh waktu 12 jam untuk pengeringan. Ini didatangkan dari Banda, untuk mendapatkan spirit kemewahan rempah masa lalu. Pelapisan emas dan pengeringan butuh waktu delapan jam. Pengerjaan berulang hingga seluruh buah pala terlapisi prada dengan baik,"[4]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Tita Rubi". KOLONI RUBAH. 2017-12-09. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ↑ November 2008, akew8 (2007-09-20). "Her-story dan Kisah Tanpa Narasi Titarubi". Forum Inovatif Pekerja Media. Diakses tanggal 2025-12-17. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ 3,0 3,1 "Seniman Titarubi gelar pameran bertajuk Senyap". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2025-12-17.
- ↑ Liputan6.com (2017-11-22). "Hallucinogenic, Membaca Gagasan Rempah Titarubi". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-17. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)