Lompat ke isi

Teungku Fakinah

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Teungku Fakinah (lahir Tahun 1856) adalah seorang wanita yang menjadi ulama besar dengan nama singkatnya disebut Teungku Faki, pahlawan perang yang ternama dan pembangunan pendidikan ulung. Dia dilahirkan sekitar tahun 1856 M, di Desa Lam Diran kampung Lam Beunot. Dalam tubuh Dia mengalir darah ulama dan darah penguasa/bangsawan.[1][2][3]

  1. “Jika tak dapat aku wariskan emas, biarlah aku wariskan keberanian.”[4]
  2. “Jangan kau takut menjadi abu,”[4]
  3. “Karena dari abu, tumbuh bara. Dan bara yang kita tanam hari ini akan menjadi suluh bagi anak cucu.”[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "https://www.kompas.com/stori/read/2022/08/14/110000779/teungku-fakinah-pejuang-dan-ulama-wanita-dari-aceh". ;
  2. Online, Tebuireng (2022-10-15). "Teungku Fakinah, Kiprah Ulama Perempuan dan Laksamana Perang". Tebuireng Online. Diakses tanggal 2025-12-12.
  3. "https://validnews.id/kultura/teungku-fakinah-sang-penjaga-semangat-perang-tanah-rencong". ;
  4. 4,0 4,1 4,2 Akbar, Firdaus (2025-07-12). "Teungku Fakinah, Kisah Perempuan Pejuang dari Aceh Besar". Pos Aceh. Diakses tanggal 2025-12-12.