Lompat ke isi

Sylvie Guillem

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Sylvie Guillem

Sylvie Guillem (23 Februari 1965) adalah penari balet asal Prancis yang dikenal sebagai superballerina dan salah satu ballerina paling berpengaruh pada generasinya. Ia merupakan étoile Paris Opera Ballet, anak didik Rudolf Nureyev, serta memiliki reputasi internasional berkat teknik, fleksibilitas, dan kehadiran panggungnya. Ia juga menonjol dalam tari kontemporer melalui kolaborasi dengan koreografer seperti William Forsythe dan Russell Maliphant.[1]

  • "No one person can change the world, but one and one and one add up."
    • "Tidak ada satu orang pun yang dapat mengubah dunia sendirian, tetapi satu demi satu akan memberi dampak yang berarti."
  • "One has to learn to say, 'Wait, there is a pain that is not logical. I will do a scan, and if there is something serious, I will stop immediately.' If the body sends a message, you have to listen to it."
    • "Seseorang harus belajar berkata, 'Tunggu, ada rasa sakit yang tidak wajar. Saya akan melakukan pemeriksaan, dan jika ada sesuatu yang serius, saya akan berhenti seketika.' Jika tubuh mengirimkan sinyal, kita harus mendengarkannya."
  • "The best times are when the time on stage becomes much slower and the movement much bigger— in that case, everything seems to flow. This state does not happen very often, but when it does, it is a magic kind of pleasure."[2]
    • "Saat-saat terbaik adalah ketika waktu di atas panggung terasa melambat dan gerakan menjadi lebih besar—pada momen itu, segalanya seakan mengalir. Keadaan ini tidak sering terjadi, tetapi ketika terjadi, ia menghadirkan kenikmatan yang magis."
  • "When I thought something was unfair, I cannot stand unfairness."
    • "Ketika saya merasa sesuatu itu tidak adil, saya sama sekali tidak bisa menerimanya."
  • "When you are a kid, you don’t think, you have no brain. Then as you grow up, you become aware of other people, and that’s when I became scared. I didn’t like people."[3]
    • "Saat masih kecil, kamu tidak banyak berpikir, seolah belum memiliki kesadaran penuh. Namun ketika tumbuh dewasa dan mulai menyadari keberadaan orang lain, di situlah saya mulai merasa takut. Saya tidak menyukai orang-orang."
  • "Having limits to push against is how you find out what you can do."
    • "Memiliki batasan yang bisa didorong adalah cara untuk mengetahui apa yang mampu kita lakukan."
  • "Technical perfection is insufficient. It is an orphan without the true soul of the dancer."[4]
    • "Kesempurnaan teknis saja tidaklah cukup; ia bagaikan anak yatim tanpa jiwa sejati seorang penari."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://www.oxfordreference.com/display/10.1093/oi/authority.20110803095911739
  2. "Sylvie Guillem Quotes". BrainyQuote (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. Crompton, Sarah (2015-12-18). Sylvie Guillem: 'I don't want to think about my last show – I just want to live it' (dalam bahasa Inggris (Britania)). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. "TOP 7 QUOTES BY SYLVIE GUILLEM". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-19.