Sylvia Pankhurst
Biografi
[sunting | sunting sumber]Estelle Sylvia Pankhurst (5 Mei 1882 – 27 September 1960) adalah seorang aktivis perempuan dan salah satu tokoh utama sosialisme asal Inggris. Ia adalah sosok wanita yang aktif mengampanyekan isu kebebasan memberikan hak suara dan pendapat untuk perempuan Inggris di awal abad ke-20.[1] Sylvia merupakan putri kedua dari pendiri organisasi Suffragette (pejuang hak suara perempuan), Emmeline Pankhurst yang aktif pada akhir tahun 1880-an serta ayahnya, Richard Marsden Pankhurst, merupakan seorang sosialis radikal yang berpihak kuat pada pendukungan hak pilih perempuan. Ketertarikan Sylvia terhadap isu sosialis dan feminis dipengaruhi oleh berbagai kegiatan orangtuanya dan oleh banyaknya pembicara dan penulis terkenal kala itu yang mengunjungi keluarganya. Bahkan setelah ayahnya meninggal ia tetap mempertahankan kepercayaan sosialis tersebut.[2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Kami tidak membuat balok dari batang pohon ek yang tumbang dan berlubang, melainkan dari pohon yang menjulang tinggi dengan getahnya yang melimpah."
- "Saya akan melawan kapitalisme, bahkan jika itu membunuh saya. Sungguh salah jika orang-orang seperti Anda merasa nyaman dan cukup makan sementara di sekitar Anda orang-orang kelaparan."
- "Saya tahu kita akan menciptakan masyarakat di mana tak ada lagi orang kaya atau miskin, tak ada orang yang tak punya pekerjaan atau kecantikan dalam hidup mereka, di mana uang akan lenyap, di mana kita semua akan menjadi saudara dan saudari, di mana setiap orang akan merasa cukup."[3]
- "Cinta dan kebebasan sangat penting dalam penciptaan dan pengasuhan seorang anak."
- "Pikiranku menciut karena ancaman yang menimpa kami, seperti anak-anak yang menciut karena percaya pada kematian dan kemalangan, dengan sia-sia berpegang teguh pada khayalan bahwa bencana besar hanya terjadi pada orang lain."
- "Kata Sosialisme dan Komunisme memiliki arti yang sama. Keduanya menunjukkan kondisi masyarakat di mana kekayaan komunitas: tanah dan alat produksi, distribusi, dan transportasi dimiliki bersama, dengan produksi untuk digunakan dan bukan untuk keuntungan."[4]
- "Keyakinan saya pada pertumbuhan dan kelanggengan demokrasi tak tergoyahkan. Saya tahu orang-orang akan meninggalkan kediktatoran baru sebagaimana mereka meninggalkan kediktatoran lama. Saya yakin, sama teguhnya seperti di masa muda saya, bahwa umat manusia akan mengatasi era kemiskinan dan perang. Hidup akan lebih bahagia dan lebih indah bagi semua. Saya percaya pada zaman keemasan."
- "Perbedaan pendapat yang mendalam mengenai perang dan perdamaian telah terbukti tidak mengenal jenis kelamin.”[5]
Sumber
[sunting | sunting sumber]- ↑ Jeffrey, James (18 Juni 2016). "How suffragette Sylvia Pankhurst became an 'honorary Ethiopian'". bbc.com. Diakses tanggal 06 Desember 2025.
- ↑ "The Collection Explore one of the most extensive and significant collections of working class history in the world". Working Xlass Movement Library. Diakses tanggal 06 Desember 2025. ;
- ↑ "Sylvia Pankhurst Quotes". AZQuotes.com. Diakses tanggal 06 Desember 2025.
- ↑ "Top 6 Sylvia Pankhurst Quotes". QuoteFancy.com. Diakses tanggal 06 Desember 2025.
- ↑ "Remembering Sylvia Pankhurst: Accomplishments and Legacy". Historic New Papers.com. 20 Februari 2020. Diakses tanggal 06 Desember 2025.