Susi Pudjiastuti
Tampilan


Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
Susi Pudjiastuti (lahir 15 Januari 1965) adalah seorang pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia di bawah Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo 2014–2019.[1] Ia juga merupakan pemilik PT ASI Pudjiastuti Marine Product, sebuah perusahaan ekspor hasil laut dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang mengoperasikan maskapai penerbangan Susi Air.[2][3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]Perempuan
[sunting | sunting sumber]- "Perempuan jangan hanya ditaruh di belakang, mereka punya kemampuan yang sama dengan laki-laki. Tapi tetap, you have to be responsible. Kamu harus jadi sosok yang bertanggung jawab dan punya pengetahuan agar dipercaya."[4]
- "Positive thinking maka kecantikan akan terpancar."[5]
- “Perempuan itu istimewa. Kita punya empathy yang lebih, jadi kalau kita berbisnis itu bisa lebih baik."[4]
- "Mereka terlalu memikirkan keperempuanannya. Mungkin karena setiap perempuan berpikir keperempuanannya, jadi secara masyarakat juga selalu berpikir gender interest. Akhirnya tidak maju kemana-mana. Saya pikir kita harus mulai untuk berbicara apa yang bisa kita lakukan. Jangan berpikir apa yang bisa kita lakukan sebagai perempuan. Apa yang bisa kita lakukan di masyarakat? Apa yang bisa kita lakukan untuk masyarakat? Jadi jangan sekedar dari kacamata atau tolakan berpikir seorang wanita. Selama itu kita bisa lihat, kita rasakan, pikirkan, ya lakukan. Tidak peduli perempuan atau laki-laki. Semua sama." Jawaban terkait masalah yang masih terus dihadapi oleh perempuan di Indonesia.[6]
Keluarga
[sunting | sunting sumber]- "Bagi saya Ibu adalah segala-galanya, jalan rezeki dibuka dengan bakti kita pada orangtua, hal yang membuat hati seorang ibu bahagia bukanlah harta, melainkan akhlak seorang anak yang mulia."[7]
- “Cintai, sayangi, gembira dengan keluarga. Kalau kita gembira, kita senang hati, itu energinya besar. Kuat kasih, kebersamaan, dan saling support."[4]
Mimpi, Usaha dan Kesuksesan
[sunting | sunting sumber]- "Cita-cita yang tinggi memang tidak menjadi kunci kesuksesan, namun rahasia keberhasilan orang sukses adalah punya cita-cita yang tinggi."[8]
- “Jalankanlah bisnis dengan akal yang sehat. Sebab jika tidak menggunakan akal sehat, maka bisnis tersebut tidak akan berjalan dengan benar.”[9]
- “Tak perlu takut untuk bermimpi setinggi-tingginya, sebab kamu hanya perlu membayar ketika akan mewujudkannya saja. Mimpimu harus dibayar dengan semangat, komitmen dan juga kerja keras.”[9]
- “Temukanlah pekerjaan yang kamu suka. Lalu berkarir, berpikir dan ber-eksplorasilah dengan penuh kegembiraan di dalam pekerjaan tersebut. Di saat kamu gembira, maka kamu akan memiliki energi yang besar. Di saat kamu memiliki energi yang besar seperti ini, maka kamu bisa mencapai berbagai hal yang besar. Namun jika ternyata kamu tidak suka, maka temukanlah apa yang kamu suka terlebih dahulu, dan pelajarilah hal tersebut dengan baik. Kegembiraan merupakan sebuah energi."[9]
- "Orang yang sukses bukanlah selalu orang yang pintar saja, namun mereka adalah orang yang gigih dan tidak pernah menyerah. Kunci untuk meraih mimpi dan kesuksesan adalah dengan berkomitmen pada apa yang kita kerjakan.”[9]
- "Tak perlu takut untuk kerja, dan tak perlu kerja jika takut.”[9]
- “Cita-cita yang tinggi memang tidak menjadi kunci kesuksesan, namun rahasia keberhasilan orang sukses adalah punya cita-cita yang tinggi."[9]
- “Melakukan kerja keras merupakan aktifitas fisik, melakukan kerja cerdas merupakan aktifitas otak, sedangkan melakukan kerja iklas merupakan bagian dari hati.”[9]
- “Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati."[5]
- "Kamu perlu bermimpi. Tanpa mimpi, kamu tidak bisa memulai apa pun—itulah titik awalnya. Beranilah untuk memilikinya."[10]
- "Pengusaha itu berusaha. Ini nggak akan terjadi kalau nggak punya semangat entrepreneurship yang kuat."[11]
- "Saya tidak takut kalah tapi saya tidak mau kalah."[12]
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]- "Saya mungkin tidak berpendidikan tetapi saya profesional."[13]
- "Tidak bisa seperti itu juga. Keputusan itu sangat pribadi. Saya pikir saya waktu itu merasakan bahwa saya tidak sesuai dengan sistem sekolah. Saya memutuskan untuk mandiri. Saya masih berpikir pendidikan sangat penting, karena tidak semua orang kepribadiannya seperti saya. Pada dasarnya, pendidikan masih sangat penting. Dan tidak semua bisa seberuntung saya. Jadi sebaiknya ya harus tetap menempuh jalur pendidikan." Jawab atas pertanyaan: Anda meninggalkan bangku sekolah saat SMA dan nekad untuk berbisnis yang kemudian sukses. Apakah menurut Anda pendidikan tidak cukup untuk menjamin masa depan seseorang?[6]
Kebijakan Publik
[sunting | sunting sumber]- “Tak peduli seberapa banyak uang yang mereka tawarkan, saya akan tetap bekerja untuk menjaga nusa bangsa dan laut Indonesia.”[9]
- “Tuhan itu luar biasa adil dan akbar. Ikan di laut melimpah tanpa perlu kita beri pakan. Kita hanya perlu membiarkannya dan mengambilnya dengan cara yang bijak saja tanpa semena-mena. Menjaga, mengelola dan mengambil ikan dengan bijak seperti ini adalah tugas kita semua.”[9]
- “Meski kita manusia biasa, kita juga bisa mengubah sesuatu jika kita mau. Kita hanya perlu meminta dukungan saja, dan dukungan itu akan datang jika kita memiliki niat untuk bekerja demi kebaikan orang banyak dan masyarakat luas.”[9]
- "Kebijakan harus ada keberpihakan. Yang komplain, silakan saja. Namun, kebijakan memang tak akan bahagiakan 100 persen para stakeholder."[14]
- "Penenggelaman kapal itu bukan kebijakan Susi Pudjiastuti. Ini yang media selalu salah. Tapi amanah undang-undang dan penenggelaman itu diputuskan oleh keputusan pengadilan. Jadi hanya kapal yang diputuskan oleh pengadilan untuk dimusnahkan, itu yang ditenggelamkan oleh kita."[6]
Daftar referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Schonhardt, Sara (4 December 2014). "A fish? A plane? What's the tattoo on Susi Pudjiastuti's leg?". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 17 December 2014.
- ↑ Wedo, Henrykus F. Nuwa (1 May 2013). "Susi Air Bidik Pendapatan Rp400 Miliar Pada 2013". Industri.Bisnis.com. Industri Bisnis. Diakses tanggal 17 December 2014.
- ↑ Widianto, Willy (26 October 2014). "Profil Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti". TribunNews.com. Tribune News. Diakses tanggal 17 December 2014.
- ↑ 4,0 4,1 4,2 gusti.grehenson (2024-12-04). "Susi Pudjiastuti : Perempuan Tidak Boleh Takut Mulai Berbisnis". Universitas Gadjah Mada. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ 5,0 5,1 "30 Kata-kata Motivasi Susi Pudjiastuti untuk Raih Kesuksesan yang Bikin Semangat". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2025-12-02.
- ↑ 6,0 6,1 6,2 "Menteri Susi: Perempuan Terlalu Memikirkan Keperempuanannya – DW – 08.03.2018". dw.com. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ Wima, Pinka Wima (2017-05-28). "Menginspirasi, Ini 11 Kata Bijak dari Ibu Susi Pudjiastuti". IDN Times. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ "30 Kata-kata Motivasi Susi Pudjiastuti untuk Raih Kesuksesan yang Bikin Semangat". merdeka.com. {publish_date}. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ 9,00 9,01 9,02 9,03 9,04 9,05 9,06 9,07 9,08 9,09 "13 Quote Susi Pudjiastuti Ini Bikin Kamu Berani Raih Sukses". Republika. 21 April 2018.
- ↑ "45 Kata-Kata Bijak Susi Pudjiastuti untuk Motivasi Meraih Kesuksesan". Dream.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-02.
- ↑ "Pesan Susi Pudjiastuti ke Perempuan yang Ingin Mulai Berbisnis". Tempo. 8 Juni 2020 | 04.48 WIB. Diakses tanggal 2025-12-02.
- ↑ "Susi Susanti Beri Kultum Supermentor: Tidak Takut Kalah, Tapi Tidak Mau Kalah". detiknews. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ↑ "21 Kata-kata Bijak dari Susi Pudjiastuti: Kata bijak, kutipan dan ucapan". JagoKata.com. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ Auliani, Palupi Annisa (22 Desember 2014). "Dan Sesaat Susi Pudjiastuti Kehilangan Kata-kata..." Kompas. Diakses tanggal 1 Desember 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]| Tokoh |
|---|
| A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z |
