Susan Abulhawa
Tampilan

Susan Abulhawa adalah penulis dan aktivis Palestina-Amerika, penulis Mornings in Jenin dan The Blue Between Sky and Water. Berasal dari keluarga pengungsi 1967, ia kemudian menetap di Amerika Serikat. Pada 2001, ia mendirikan Playgrounds for Palestine untuk memperjuangkan hak bermain anak-anak Palestina.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Kita berasal dari tanah ini, memberikan cinta dan kerja keras kita kepadanya, dan sebagai balasannya ia memelihara kita. Ketika kita mati, kita kembali ke tanah ini. Dengan cara tertentu, ia memiliki kita. Palestina memiliki kita dan kita adalah miliknya” ― Mornings in Jenin[1]
- “No one had ever kissed me with such love, and it occurred to me that happiness can reach such depths that it becomes something akin to grief.” (Artinya : “Belum pernah ada orang yang menciumku dengan cinta seperti itu, dan terlintas di benakku bahwa kebahagiaan dapat mencapai kedalaman sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang mirip dengan kesedihan.”) ― Against the Loveless World[2]
- “I think in saying 'loved each other,' Baldwin doesn't just mean the living. To survive by loving each other means to love our ancestors too. To know their pain, struggles, and joys. It means to love our collective memory, who we are, where we come from..” (Artinya : “Saya rasa ketika Baldwin mengatakan 'saling mencintai,' ia tidak hanya merujuk pada orang-orang yang masih hidup. Bertahan hidup dengan saling mencintai berarti juga mencintai leluhur kita. Mengetahui penderitaan, perjuangan, dan kegembiraan mereka. Itu berarti mencintai ingatan kolektif kita, siapa kita, dari mana kita berasal.”) ― Against the Loveless World[3]
- "We're all born with the greatest treasures we'll ever have in life. One of those treasures is your mind, another is your heart." (Artinya : "Kita semua dilahirkan dengan harta terbesar yang akan kita miliki sepanjang hidup. Salah satu harta itu adalah pikiranmu, yang lainnya adalah hatimu.")[4]
- "No matter who you are, no matter what greatness you've achieved in your life or what gifts you've given to the rest of humanity, if you criticize Israel, you must expect to become persona non grata. You should expect an utter onslaught of attacks." (Artinya : "Siapa pun Anda, sehebat apa pun pencapaian Anda dalam hidup atau anugerah apa pun yang telah Anda berikan kepada umat manusia, jika Anda mengkritik Israel, Anda harus siap menjadi orang yang tidak disukai. Anda harus siap menghadapi serangan bertubi-tubi.")[5]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Susan Abulhawa Quotes (Author of Mornings in Jenin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ↑ "Susan Abulhawa Quotes (Author of Mornings in Jenin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ↑ "Susan Abulhawa Quotes (Author of Mornings in Jenin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ↑ "TOP 25 QUOTES BY SUSAN ABULHAWA". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-21.
- ↑ "TOP 25 QUOTES BY SUSAN ABULHAWA". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-21.