Lompat ke isi

Sulistyowati Iriantom

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Sulistyowati Iriantom (1 Desember 1960)[1] adalah akademisi Indonesia dan Guru Besar Antropologi Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia sejak 2008. Ia dikenal karena keahliannya di bidang antropologi hukum, hukum dan gender, serta studi socio-legal. Ia juga aktif dalam gerakan masyarakat sipil, khususnya terkait isu perempuan, hukum, dan anti-korupsi.[2]

  • "Antropologi Hukum sangat bermanfaat bagi penegak hukum, agar mereka tidak melihat masalah dengan perspektif sempit sehingga kasus-kasus seperti Bu Minah tidak terulang di masa depan."
  • "Saya akan merasa tenang jika sudah banyak doktor Antropologi Hukum yang siap menjadi penerus saya."[3]
  • "Para pimpinan struktural di universitas sibuk menabuh genderang tanda perburuan artikel penulisan jurnal di Scopus. Dalam tidurpun para dosen mengigau tentang Scopus."[4]
  • "Suatu negara hukum harus dibangun dengan tiga unsur pilar: prosedur, substansi, dan mekanisme kontrol. Unsur prosedural dari hukum harus menjadi dasar bagi mode pemerintahan dan legalitas negara, agar kekuasaan tidak diselewengkan oleh kepentingan penguasa."[5]
  • "Kemiskinan dan keterbelakangan ibarat benang-benang yang menyelinap terpintal di selembar kain tenun Republik Indonesia."
  • "Perempuan kehilangan ruang hidupnya ketika sumberdaya alam, terutama tanah dan bahan kekayaan yang terkandung di dalam dan di atasnya, diperebutkan oleh banyak pihak."[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Purwaningsih, Sri Sunarti; Latifa, Ade; Fitranita; Djohan, Eniarti; Krisnanto, Wahyu; Sari, Fitria; Adelina, Shelly; Samsoeri, Danielle Johanna; Fajriyah, Iklilah Muzayyanah Dini (2015-08-02). PROSIDING PKWG SEMINAR SERIES: Kebijakan Kesehatan dan Pelibatan Komunitas Dalam Menurunkan AKI/AKB di Indonesia. Pusat Kajian Wanita dan Gender Universitas Indonesia. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "Sosok Sulistyowati Irianto Guru Besar FH UI Pendukung Putusan MK". Tempo. 26 Agustus 2024 | 18.49 WIB. Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. Asri, Abdul Razak. "Sulistyowati Irianto: Dari Sahabat Pena Menjadi Profesor". hukumonline.com (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-12-19. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. "Tanggapan: Prestasi Akademik Sebatas Administratif". Diakses tanggal 2025-12-19.
  5. "Sulistyowati Irianto: Penegakan Rule of Law, Prasyarat Keadilan bagi Perempuan". Jurnal Perempuan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  6. "Sulistyowati Irianto: Suara Perempuan harus Mengisi Ruang dan Proses Pengambilan Keputusan". Jurnal Perempuan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.