Sujiwo Tejo
Tampilan

Sujiwo Tejo (lahir 31 Agustus 1962) adalah seorang seniman, pemeran, budayawan, dalang, sastrawan, dan penyanyi asal Indonesia. Ia lahir di Kota Jember dan menghabiskan masa remajanya di Situbondo. Sujiwo Tejo dikenal sebagai seniman berdarah Madura yang mashur di dunia kesenian dan sastra Indonesia.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Baliho caleg itu polusi visual, kenapa (MUI) tak berkomentar?
- Konteks: Disampaikan sebagai kritik saat menanggapi polemik mengenai 'sound horeg' (sistem suara yang sangat keras). Sujiwo Tejo mempertanyakan mengapa Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang turut berkomentar tentang 'sound horeg', tidak memberikan perhatian yang sama terhadap 'polusi visual' yang disebabkan oleh baliho-baliho calon legislatif.[1]
- "Kalau memang enggak bisa mundur secara hukum tidak apa-apa, setiap warga negara punya hak. Tapi kan di atas hukum kalau enggak salah ada etika. Jadi itu aja, kenapa kita kok jadi saling curiga lagi."[2]
- "Puncak kangen paling dahsyat: dua orang tak saling telepon, SMS, BBM... tapi keduanya saling mendoakan."[3]
- "Jangan biarkan kemalasan menghalangi impianmu. Lakukan sesuatu hari ini untuk mewujudkannya."
Referensi
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:
- ↑ "Sujiwo Tejo Sindir Keras MUI: Baliho Caleg Itu Polusi Visual, Kenapa Tak Berkomentar?". Suara.com, 24 Juli 2025. Diakses 29 Juli 2025.
- ↑ "Sujiwo Tejo Minta Gibran–Bobby Mundur dari Pilkada Demi Etika". *IDN Times*, 18 September 2020. Diakses 29 Juli 2025.
- ↑ "26 Kata-Kata Mutiara Cinta ala Sujiwo Tejo, Unik dan Penuh Makna". Bola.com. Diakses tanggal 29 Juli 2025.