Stephanie Dray
Tampilan

Stephanie Dray adalah penulis fiksi sejarah bertema perempuan yang karyanya menjadi bestseller The New York Times, The Wall Street Journal, dan USA Today. Karya-karyanya yang meraih berbagai penghargaan telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan sering masuk dalam daftar bacaan yang paling dinantikan setiap tahun.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]Lily of The Nile
[sunting | sunting sumber]- "They’ll try to make you forget who you are or try to make you ashamed. But you mustn’t forget and you mustn’t be ashamed."
- "Mereka akan mencoba membuatmu melupakan siapa dirimu atau membuatmu merasa malu. Tetapi kamu tidak boleh lupa dan kamu tidak boleh merasa malu."
- "Death, well done, is a gateway from this world into another. It needn’t be the end of anything."
- "Kematian, jika dijalani dengan baik, adalah sebuah gerbang dari dunia ini menuju dunia lain. Ia tidak harus menjadi akhir dari apa pun."
- "There are only three kinds of ink that rulers use to write their stories. Sweat, blood, or tears. So choose your ink carefully."[2]
- "Hanya ada tiga jenis tinta yang digunakan para penguasa untuk menuliskan kisah mereka: keringat, darah, atau air mata. Karena itu, pilihlah tintamu dengan saksama."
My Dear Hamilton
[sunting | sunting sumber]- "Because the people we love are not entirely knowable. Even to themselves. But we love them anyway."
- "Karena orang-orang yang kita cintai tidak sepenuhnya bisa kita ketahui. Bahkan bagi mereka sendiri. Namun, kita tetap mencintai mereka."
- "The opposite of love, I thought, was not hatred, but indifference."
- "Sebaliknya cinta, pikirku, bukanlah kebencian, melainkan ketidakpedulian.”
- "What a high-minded thing revolution had seemed when it started; but now I wondered if, in trying to bring about liberty, we’d instead opened the gates of endless war, bloodshed, and immorality."[3]
- "Betapa mulianya revolusi tampak ketika dimulai; tetapi sekarang aku bertanya-tanya, apakah dalam upaya membawa kebebasan, kita justru membuka pintu bagi perang tanpa akhir, pertumpahan darah, dan ketidakmoralannya."
Becoming Mada Secertary
[sunting | sunting sumber]- "If we don’t keep chasing the future, we’ll think too much about the past."
- "Jika kita tidak terus mengejar masa depan, kita akan terlalu banyak memikirkan masa lalu."
- "Because many people in America believe poverty is a moral problem having to do with sloth or some other sin we can blame on individuals. But I believe poverty in America is an economic problem that can be solved."
- "Karena banyak orang di Amerika percaya kemiskinan adalah masalah moral yang terkait dengan kemalasan atau dosa lain yang bisa kita salahkan pada individu. Namun, saya percaya kemiskinan di Amerika adalah masalah ekonomi yang dapat diselesaikan."
- "Apathy was an actual danger to a nation that boasted of being a government both for the people and by the people."[4]
- "Apatisme merupakan bahaya nyata bagi sebuah bangsa yang membanggakan diri sebagai pemerintahan untuk rakyat dan oleh rakyat."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "About". Stephanie Dray (dalam bahasa American English). 2006-07-23. Diakses tanggal 2025-12-20.
- ↑ Dray, Stephanie (2011-01-04). Lily of the Nile (dalam bahasa Inggris). Penguin. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Dray, Stephanie; Kamoie, Laura (2018-04-03). My Dear Hamilton: A Novel of Eliza Schuyler Hamilton (dalam bahasa Inggris). HarperCollins. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Dray, Stephanie (2025-03-18). Becoming Madam Secretary (dalam bahasa Inggris). Penguin Group. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)