Sri Mulyani
Tampilan

Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D. (lahir 26 Agustus 1962) adalah ekonom terkemuka Indonesia yang dikenal atas keahliannya di bidang kebijakan moneter dan fiskal, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Ia merupakan perempuan dan orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia (2010–2016). Kariernya di Indonesia meliputi jabatan sebagai Menteri Keuangan dan Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, di mana ia menerima pengakuan internasional seperti dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Asia tahun 2006 oleh Emerging Markets. Ia menjadi salah satu figur kunci dalam kebijakan ekonomi Indonesia modern yang konsisten memperjuangkan reformasi dan stabilitas ekonomi.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Banyak di media sosial, saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar. Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara.[2]
- Dalam setiap rezeki dan harta yang kami dapatkan, ada hak orang lain. Caranya hak orang lain diberikan melalui zakat, wakaf, ada yang melalui pajak.[2]
- Berani melakukan perubahan dan melawan korupsi adalah sesuatu yang membuat kita lebih dihargai.[3]
- Kekecewaan itu harus kita salurkan dengan bekerja lebih baik lagi dan bekerja keras untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.[3]
- I always enjoy the job and the work that that I do, because that's the condition that I attach in accepting any job. This way, I can really work and dedicate myself to the institution for achieving the goal which I believe is a noble one.[3]Saya selalu menikmati pekerjaan dan tugas yang saya lakukan, karena itu adalah syarat yang saya tetapkan dalam menerima pekerjaan apa pun. Dengan cara ini, saya benar-benar dapat bekerja dan mendedikasikan diri pada institusi untuk mencapai tujuan yang saya yakini adalah tujuan yang mulia.[3]
- Indonesia yang bermutu, memerlukan pemerintahan yang teguh dan bersih.[3]
- Jangan pernah putus asa mencintai negeri ini.[3]
- Bagi saya definisi kemenangan dan keberhasilan itu ada tiga : Selama saya tidak menghianati kebenaran. Selama saya tidak mengingkari hati nurani. Dan selama saya bisa menjaga harga diri dan martabat saya.[3]
- Anggaran yang dikelola dengan baik tidak hanya mencerminkan kualitas ekonomi yang baik, tapi mencerminkan martabat suatu bangsa yang baik.[3]
- Indonesia yang bermutu, memerlukan pemerintahan yang teguh dan bersih.[3]
- Sejarah bisa berarti sesuatu buat kita semua. Sejarah memberikan pelajaran, no matter how good we are, tidak akan bisa bertahan lama kalau tidak didukung oleh semua elemennya. Suatu gebrakan tidak akan pernah bisa bertahan lama kalau tidak didukung.[3]
- Kalian harus mentransformasikan diri kalian terlebih dahulu, dan menjadi role models di unit kalian, baru kemudian kalian dapat menginspirasi perubahan. Bagaimana bisa kalian mengharapkan perubahanan tanpa merubah diri kalian terlebih dahulu.[3]
- Humility in the sense that we cannot solve all the problems in a period, or even in a generation, but we are optimistic that humankind has the ability to collect evidence and learn from history, which enables us to continue to do better.[4]Kerendahan hati dalam artian bahwa kita tidak dapat menyelesaikan semua masalah dalam satu periode, atau bahkan dalam satu generasi, tetapi kita optimis bahwa umat manusia memiliki kemampuan untuk mengumpulkan bukti dan belajar dari sejarah, yang memungkinkan kita untuk terus melakukan yang lebih baik.[4]
- The world is not fair for women. For men, being qualified to hold high office is taken for granted. But as a woman you really have to prove it. This is a "double or triple burden" in the careers of many women.[5]Dunia tidak adil bagi perempuan. Bagi laki-laki, dianggap berkualifikasi untuk memegang jabatan tinggi adalah hal yang biasa. Tetapi sebagai seorang perempuan, Anda benar-benar harus membuktikannya. Ini adalah 'beban ganda atau rangkap tiga' dalam karier banyak perempuan.[5]
- When girls have a high level of education, they are often told they will scare the boys away. That is why education plays a key role. Men and boys need to know that equality is not a threat to them. They need to be on the same level so that society can move forward.[5]Ketika anak perempuan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, mereka sering diberitahu bahwa mereka akan menakut-nakuti anak laki-laki. Itulah mengapa pendidikan memainkan peran kunci. Pria dan anak laki-laki perlu tahu bahwa kesetaraan bukanlah ancaman bagi mereka. Mereka harus berada pada tingkat yang sama agar masyarakat dapat maju.[5]
- "Salam sukses untuk semuanya yang hadir, dan jangan pernah lelah mencintai Indonesia" [6]
- "Pajak bukan hanya tentang pendapatan masing-masing negara. Ini tentang membangun masa depan dunia yang setara dan berkelanjutan."[7]
- "Sebagai bangsa besar, geografinya besar, populasinya besar, ekonominya besar, kita perlu untuk terus meneliti dan melakukan evaluasi terhadap cara kita mengelola negara. Agar amanat Undang-Undang Dasar yang disebut ‘melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia’ itu bisa betul-betul kita yakini terjaga."[8]
- “Kepolisian juga punya tanggung jawab ikut menjaga kesehatan APBN.”[8]
- “Fungsi Bea dan Cukai kini bukan sekadar pengawasan fisik, tapi harus berbasis data dan analisis geopolitik yang berubah cepat. Kemampuan mendeteksi risiko secara dini adalah kunci menjaga keamanan ekonomi nasional.”[9]
- "Para Duta Besar bukan hanya menjadi perwakilan negara, tapi juga menjadi juru bicara yang dapat menyampaikan semangat bahwa Indonesia mampu menjaga iklim investasi yang stabil, serta memastikan kerja sama perdagangan yang terjalin dapat berjalan adil dan saling menguntungkan."[10]
Sumber Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia". www.ekon.go.id. Diakses tanggal 2025-12-01.
- ↑ 2,0 2,1 "Pernyataan Kontroversial Sri Mulyani, soal Gaji Guru hingga Pajak Setara Zakat". Tempo. 15 Agustus 2025 | 17.02 WIB. Diakses tanggal 2025-08-31.
- ↑ 3,00 3,01 3,02 3,03 3,04 3,05 3,06 3,07 3,08 3,09 3,10 Wima, Pinka Wima (2021-12-25). "10 Quote Sri Mulyani Ini Membuatmu Jadi Anak Muda yang Berani". IDN Times. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 4,0 4,1 Post, The Jakarta. "Sri Mulyani Indrawati: The soft side of the 'iron lady' - National". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-01.
- ↑ 5,0 5,1 5,2 5,3 "Sri Mulyani: A reformer working for Indonesia's women – DW – 07/11/2021". dw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-01.
- ↑ Kementrian keuangan. "APBN Dorong 80 Ribu Koperasi Merah Putih, Desa Jadi Motor Ekonomi Baru". https://djpb.kemenkeu.go.id/kppn/watampone/id/data-publikasi/309-artikel/4038-apbn-dorong-80-ribu-koperasi-merah-putih,-desa-jadi-motor-ekonomi-baru.html. Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ "Menkeu Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Sistem Perpajakan Internasional yang Adil, Efektif, dan Stabil". Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2025-07-21. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ 8,0 8,1 "Menkeu Sri Mulyani Ajak Polri Kawal Stabilitas Nasional untuk Kesejahteraan Rakyat". Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2025-06-19. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ IKPI; IKPI, Admin (2025-06-14). "Sri Mulyani Beri Pesan Khusus untuk DJP dan Bea Cukai". Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-28.
- ↑ "Menkeu Sri Mulyani: Duta Besar Punya Peran Strategis dalam Menjaga Iklim Investasi dan Perdagangan Internasional". Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2025-07-31. Diakses tanggal 2025-12-28.

Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: