Lompat ke isi

Siti Walidah

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Siti Walidah (3 Januari 1872 – 31 Mei 1946) adalah tokoh penting emansipasi perempuan Indonesia. Ia dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, sekaligus pahlawan nasional. Berasal dari lingkungan Keraton Yogyakarta, Siti Walidah menunjukkan komitmen kuat untuk mencerdaskan perempuan dan memperjuangkan hak-hak mereka di ruang publik.[1][2]

Sebagai perintis Aisyiyah, salah satu organisasi perempuan tertua di Indonesia, ia gigih mengangkat derajat perempuan melalui pendidikan, membela kesetaraan, dan menentang praktik-praktik seperti kawin paksa. Melalui perjuangannya, lahirlah generasi perempuan yang lebih terdidik dan berdaya.[1]

  • Wanita jangan memiliki jiwa kerdil, tetapi berjiwa Srikandi![3]
  • Janganlah urusan dapur melupakanmu untuk berjuang di masyarakat.[4]
  • "Saya titipkan Muhammadiyah dan Aisyiyah kepadamu sebagaimana almarhum Kiai Haji Ahmad Dahlan menitipkannya. Menitipkan, berarti melanjutkan perjuangan umat Islam Indonesia ke arah perbaikan hidup bangsa Indonesia yang berdasarkan cita-cita luhur mencapai kemerdekaan."[5]
  • “Perempuan harus berpendidikan, karena dari ibu yang berilmu akan lahir generasi yang berilmu.”[6]
  • “Ilmu pengetahuan tidak untuk diri sendiri, tetapi harus diamalkan demi kemaslahatan masyarakat.”[6]
  • “Perempuan bukan hanya pendamping di rumah, melainkan memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan bangsa dan agama.”[6]
  • “Pendidikan sejati bukan sekadar mengajarkan membaca dan menulis, tetapi membentuk akhlak dan keimanan.”[6]
  • “Kemajuan perempuan tidak bertentangan dengan kodratnya, justru memperluas manfaat dan pengabdiannya.”[7]
  • “Agama harus menjadi pedoman dalam perbuatan, bukan hanya diucapkan, tetapi juga diamalkan.”[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 "Siti Walidah, Sang Pejuang Wanita Muhammadiyah yang Menentang Kawin Paksa - Mozaikmu Pekalongan Kota". 2024-11-13. Diakses tanggal 2025-11-15.
  2. Raditya, Iswara N. (2021-05-21). "Siti Walidah: Biografi Singkat -" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-28.
  3. Suara 'Aisyiyah (2025-11-11). "Walidah, Sang Nyai yang Menginspirasi". Majalah Suara 'Aisyiyah. Diakses tanggal 2025-11-15.
  4. Media, Kompas Cyber (2023-04-27). "R.A. Soetartinah, Sosok Wanita Hebat yang Ada Di Belakang Ki Hajar Dewantara". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-11-15.
  5. "Siti Walidah, Sang Pahlawan Penggerak Pendidikan". Suara Muhammadiyah (dalam bahasa Inggris). 2023-11-30. Diakses tanggal 2025-12-13.
  6. 6,0 6,1 6,2 6,3 Center, Ulama Nusantara (2022-06-27). "Kumpulan Dawuh Ibu Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan". Ulama Nusantara Center. Diakses tanggal 2025-12-28.
  7. 7,0 7,1 "Inspirasi Perjuangan dan Quotes dari Nyai Dahlan - Tampang.com". tampang.com. Diakses tanggal 2025-12-28.