Lompat ke isi

Siti Aminah Tardi

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Siti Aminah Tardi merupakan Komisioner Komnas Perempuan, beliau juga Peneliti dan Advokat Publik sejak tahun 2000. Selain itu juga pernah mengabdi di Indonesian Legal Resource Center (ILRC), Yayasan LBH Indonesia (YLBHI), LBH APIK Semarang, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Tengah, Kelompok Kerja Keadilan Jender dan HAM (K2JHAM) LBH Semarang dan Yayasan Warung Konservasi Indonesia (WARSI) Jambi.[1]

  • "Cemburu seharusnya dimaknai sebagai sebuah ekspresi cinta, namun banyak laki-laki yang cemburu terhadap pasangannya dengan kebencian yang berbahaya. Jika kita lihat datanya, cemburu adalah salah satu penyebab terjadinya femisida atau pembunuhan terhadap perempuan."[2]
  • "Apa yang akan kamu lakukan jika menjadi korban perkosaan? Mencoba membela diri. Namun sejumlah kasus yang dialami perempuan korban perkosaan yang mencoba membela diri malah menjadi ironi, karena perempuan korban justru malah mendapat hukuman."
  • "Maka, pengasuhan dalam Islam bukan sekadar membesarkan anak. Tapi memanusiakan anak. Menumbuhkan potensi terbaiknya. Menyemai nilai dalam setiap fase tumbuh kembangnya. Karena dari anak-anak inilah peradaban Islam akan dilanjutkan. Dan masa depan itu dimulai dari rumah. Rumah yang menjadi tempat paling aman. Itulah tugas kita semua: orang tua, guru, masyarakat, dan negara."[3]
  • “Diskriminasi dan seksisme bukan tantangan kecil — itu alat untuk melemahkan perempuan dan membatasi hak mereka untuk memilih dan berpartisipasi secara bebas.”[4]
  • “Pakaian perempuan bukan penyebab kekerasan. Kekerasan itu berasal dari tindakan dan sikap pelaku, bukan dari cara seseorang berpakaian.”[5]
  • “Untuk mencegah femisida dan kekerasan berbasis gender, kita harus membangun relasi yang setara dan menghormati hak setiap perempuan.”[6]
  • “Data dan fakta menunjukkan bahwa kekerasan seksual bisa terjadi pada siapa saja, tanpa melihat pakaian atau usia — itu bukan mitos, itu realitas yang perlu diakui.”[7]

Daftar referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Siti Aminah Tardi | Heylawedu". heylawedu.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-04.
  2. Tardi, Siti Aminah (2021-02-04). "Cemburu Bukan Ekpresi Cinta Tapi Kebencian: Kasus Femisida". Konde.co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-04.
  3. Ibrahim, Ilham (2025-07-23). "Hak Anak: Panduan Praktis dalam Islam". Inspirasi Muslimah. Diakses tanggal 2025-12-04.
  4. antaranews.com (2024-11-07). "Komnas: Kampanye seksis digunakan untuk raup perhatian publik". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-04.
  5. Agency, ANTARA News. "Komnas Perempuan bantah pernyataan Direktur Rabbani". ANTARA News Bengkulu. Diakses tanggal 2025-12-04.
  6. Ferdiansyah. "Seruan Mencegah Femisida: Siti Aminah Tardi Serukan Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender". www.Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2025-12-04.
  7. WIB, AntaraTerbit 10 Jan 2023 06:40. "Komnas Perempuan Bantah Rabbani soal Pakaian Terbuka Pemicu KS". tirto.id. Diakses tanggal 2025-12-04. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)