Lompat ke isi

Shonda Rhimes

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Shonda Rhimes

Shonda Lynn Rhimes (13 Januari 1970) adalah penulis, produser, sekaligus CEO perusahaan media global Shondaland asal Amerika, yang terkenal karena menciptakan sejumlah serial televisi terkemuka pada awal abad ke-21. Melalui Grey’s Anatomy, ia menjadi perempuan Afrika-Amerika pertama yang berhasil menciptakan dan memimpin produksi sebuah serial unggulan di jaringan televisi nasional. Ia juga dikenal berkat memoarnya Year of Yes yang menjadi best-seller New York Times, serta membangun beragam kolaborasi multiplatform dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk Dove, Peloton, St. John, Masterclass, Microsoft, dan Mattel.[1][2]

  • "If you are a kid and you are out there and you are chubby and not so cute and nerdy and shy and invisible and in pain, whatever your race, whatever your gender, whatever your sexual orientation, I’m standing here to tell you, You are not alone. Your tribe of people, they are out there in the world. Waiting for you."
    • "Jika kamu adalah seorang anak di luar sana gemuk, tidak begitu menarik, kutu buku, pemalu, tak terlihat, dan sedang terluka, apa pun rasmu, apa pun gendermu, apa pun orientasi seksualmu, aku berdiri di sini untuk mengatakan, Kamu tidak sendirian. Suku orang-orangmu ada di luar sana di dunia. Mereka sedang menunggu kamu."
  • "I did not have friends. No one is meaner than a pack of human beings faced with someone who is different. I was very much alone. So I wrote."
    • "Dulu aku tidak punya teman. Tidak ada yang lebih kejam daripada sekelompok manusia ketika berhadapan dengan seseorang yang berbeda. Aku sangat kesepian. Jadi aku menulis."
  • "I don’t know if anyone has noticed but I only ever write about one thing: being alone. The fear of being alone, the desire to not be alone, the attempts we make to find our person, to keep our person, to convince our person to not leave us alone, the joy of being with our person and thus no longer alone, the devastation of being left alone. The need to hear the words: You are not alone."[3]
    • "Aku tidak tahu apakah ada yang menyadarinya, tetapi aku sebenarnya hanya menulis tentang satu hal: rasa kesepian. Ketakutan akan kesepian, keinginan untuk tidak sendiri, upaya-upaya yang kita lakukan untuk menemukan seseorang yang menjadi milik kita, untuk mempertahankan orang itu, untuk meyakinkan orang itu agar tidak meninggalkan kita sendirian, kebahagiaan ketika bersama orang itu dan tidak lagi merasa sendiri, serta kehancuran ketika kita kembali ditinggalkan sendirian. Kebutuhan untuk mendengar kata-kata: Kamu tidak sendirian."
  • "I think in telling LGBT stories, I'm telling everyone's story. Love is, in fact, universal, right?"
    • "Saya pikir dengan menceritakan kisah-kisah LGBT, saya sebenarnya menceritakan kisah semua orang. Cinta itu, pada dasarnya, bersifat universal, bukan?"
  • "I want my daughters to grow up in a world in which there is more love than hate. I want them to know a world where everyone is free. So that's why I write the stories that I do, because everyone should be free."
    • "Saya ingin putri-putri saya tumbuh di dunia yang memiliki lebih banyak cinta daripada kebencian. Saya ingin mereka mengenal dunia di mana setiap orang bebas. Karena itulah saya menulis cerita-cerita seperti yang saya buat, sebab semua orang seharusnya bebas."
  • "Dreams are lovely. But they are just dreams. Fleeting, ephemeral, pretty. But dreams do not come true just because you dream them. It's hard work that makes things happen. It's hard work that creates change."[4]
    • "Mimpi itu indah. Namun mimpi hanyalah mimpi. Sepintas, rapuh, dan cantik. Tetapi mimpi tidak menjadi kenyataan hanya karena kita memimpikannya. Kerja keraslah yang membuat sesuatu terjadi. Kerja keraslah yang menciptakan perubahan."
  • "You want to be a writer? A writer is someone who writes every day, so start writing. You don't have a job? Get one. Any job. Don't sit at home waiting for the magical opportunity. Who are you? Prince William? No. Get a job. Go to work. Do something until you can do something else."[5]
    • "Kamu ingin menjadi penulis? Seorang penulis adalah seseorang yang menulis setiap hari, jadi mulailah menulis. Kamu belum punya pekerjaan? Carilah. Pekerjaan apa saja. Jangan hanya duduk di rumah menunggu kesempatan ajaib. Siapa kamu? Pangeran William? Bukan. Dapatkan pekerjaan. Pergilah bekerja. Lakukan sesuatu sampai kamu bisa melakukan hal yang lain."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Shonda Rhimes (dalam bahasa American English).
  2. "about shonda - Shondaland" (dalam bahasa American English). 2020-10-01. Diakses tanggal 2025-12-04.
  3. Staff, T. H. R. (2015-03-16). "Shonda Rhimes' Human Rights Campaign Speech: Top Ten Most Inspirational Quotes". The Hollywood Reporter (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-04.
  4. 9 Shonda Rhimes Quotes To Inspire You To Break Through The Glass Ceiling (dalam bahasa American English). 2015-01-13.
  5. "18 Powerful Shonda Rhimes Quotes to Live By". InHerSight (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-04.