Lompat ke isi

Shirley Tallman

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Shirley Tallman adalah seorang penulis yang sebelum sepenuhnya menekuni karier kepenulisan, aktif menjadi relawan di pusat perlindungan perempuan korban kekerasan. Dalam peran tersebut, ia bertugas menjawab panggilan darurat melalui saluran telepon bantuan. Pengalaman langsung ini memberinya pemahaman bahwa kekerasan dalam rumah tangga tetap merupakan masalah serius pada masa kini, sama seperti yang terjadi pada dekade 1880-an.[1]

  • I find it strange that practicing law in a comfortable well-heated office is considered too demanding an occupation for women, yet laboring from dawn's first light in crowded, drafty, ill-lit sweatshops is not.[2][3]
    • "Saya merasa aneh bahwa praktik hukum di kantor yang nyaman dan hangat dianggap sebagai pekerjaan yang terlalu berat bagi perempuan, namun bekerja keras sejak subuh di tempat kerja yang ramai, berangin, dan kurang penerangan tidak dianggap demikian."
  • As a matter of fact, despite your obstinacy, your infernal prying, and the fact that you invariably blurt out whatever comes into your head, regardless of the consequences, I admit that there are times when I find you irresistible, too.' I stared in astonishment at Robert's back as he rose to pay the bill. What in heaven's name, I wondered, did he mean by that?[4]
    • "Sejujurnya, terlepas dari kekeraskepalaanmu, sikapmu yang suka ikut campur, dan kenyataan bahwa kau selalu melontarkan apa pun yang terlintas di kepalamu, tanpa mempedulikan konsekuensinya, aku akui bahwa ada kalanya aku juga merasa kau tak tertahankan.' Aku menatap punggung Robert dengan heran saat dia berdiri untuk membayar tagihan. Apa maksudnya itu, pikirku?"
  • Gruffly, he cleared his throat. 'Don't take this as a blanket approval of your tactics, Sarah, but if I'm ever unfortunate enough to get in trouble with the law, I want you to represent me. Before I could respond to this startling and totally out-of-the-blue compliment, he opened the door and was nudging me inside. I caught a quick glance of his face before he walked off toward the dining room. He was actually blushing![3]
    • "Dengan kasar, dia berdeham. 'Jangan anggap ini sebagai persetujuan penuh atas taktikmu, Sarah, tapi jika suatu saat aku cukup sial sampai berurusan dengan hukum, aku ingin kau mewakiliku.' Sebelum aku sempat menanggapi pujian yang mengejutkan dan sama sekali tak terduga ini, dia membuka pintu dan mendorongku masuk. Aku sempat melihat sekilas wajahnya sebelum dia berjalan menuju ruang makan. Dia benar-benar tersipu!"

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. http://www.freshfiction.com, info@freshfiction com-. "Shirley Tallman". freshfiction.com. Diakses tanggal 2025-12-15.
  2. "Shirley Tallman Quote: "I find it strange that practicing law in a comfortable well-heated office is considered too demanding an occupation for..."". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-15.
  3. 3,0 3,1 "Women Quotes (8652 quotes)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-15.
  4. "Shirley Tallman Quotes (Author of Murder on Nob Hill)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-15.