Shinta Nana Sudjana
Tampilan

Shinta Nana Sudjana adalah istri dari Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, ia pernah menjabat sebagai Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah serta Ketua Bhayangkari di beberapa wilayah seperti Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, dan aktif dalam kegiatan sosial serta organisasi istri polisi (Bhayangkari).[1][2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Peran sosok ibu bak pilar, yang menyangga keutuhan rumah tangga. Ia mendampingi suami, juga tempat teduh bagi buah hati. Di samping tanggung jawab rumah tangga perempuan tetap mampu berdikari dan mengembangkan diri.[3]
- Perempuan wajib memiliki pengetahuan untuk menciptakan generasi berkualitas, dan menjalin komunikasi yang baik,untuk menciptakan rumah dan keluarga sebagai tempat yang nyaman, aman dan jauh dari kekerasan.[3]
- Jika ada persoalan keluarga sekecil apapun jangan langsung dishare di media sosial dan harus diselesaikan dengan baik baik.[1]
- Terus lakukan pembinaan UMKM, ciptakan produk lokal yang berdaya saing hingga tingkatkan jejaring pemasaran produk, agar Jawa Tengah semakin dikenal baik skala nasional maupun internasional.[4]
- Seluruh personel Polwan harus selalu menjaga harkat dan martabat sebagai Polwan, mampu menghadapi tantangan, mempunyai kualitas prima, serta memegang teguh motto ‘Esti Bhakti Warapsari’, karena bakti dan pengabdian Polwan bertujuan mewujudkan masyarakat aman dan tenteram.[5]
- Tingkatkan organisasi Bhayangkari dan YKB menjadi organisasi yang lebih humanis dan lebih bermanfaat bagi seluruh anggota Bhayangkari dan masyarakat. Semoga organisasi ini menjadi ladang pengabdian dan pahala, serta kerjakan segalanya dengan tulus dan ikhlas agar menjadi berkah bagi sesama.[2]
- Gerakan Serentak Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai salah satu upaya meningkatkan sarana prasarana cuci tangan pakai sabun, dan meningkatkan pembiasaan perilaku cuci tangan pakai sabun, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.[6]
- Kita harapkan masyarakat Jawa Tengah tidak mudah terprovokasi isu-isu tidak jelas yang sengaja dibuat untuk mengacaukan suasana. Ini merupakan kompetisi. Kalah menang biasa. Yang terpenting, masyarakat kompak menjaga kesatuan dan persatuan dalam proses demokrasi Pemilu.[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ 1,0 1,1 admin (2023-03-16). "Bhayangkari Daerah Sulsel Kunker Di Polres Luwu, Ny. Shinta Nana Sudjana : Dukung dan Support Tugas Suami". Teropongsulseljaya.com. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ 2,0 2,1 redaksi (2021-11-13). "Kesan dan Pesan Ny. Shinta Nana Sudjana Selama di Sulawesi Utara". MANADONET. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ 3,0 3,1 "Peringati Hari Ibu, Shinta Nana Beberkan Resep Bangun Pilar Keluarga" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Jelang Akhir Masa Jabatan, Shinta : UMKM Jateng Membanggakan" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Ny. Shinta Nana Sudjana Resmi Emban Tugas Sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Sulut". Tribrata News Polda Sulawesi Utara (dalam bahasa Inggris). 2021-03-08. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ "Pj Ketua TP PKK Jateng Peringati Hari CTPS Bersama Ratusan Anak SD di Pekalongan". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-12-05.
- ↑ rmolnetwork (2024-02-14). Memilih Pertama Kalinya, Nana Sudjana Harapkan Warga Gunakan Hak Pilihnya.