Lompat ke isi

Sarah Al Amiri

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Sarah Al Amiri pada 2019

Sarah bint Yousif Al Amiri (bahasa Arab: سارة بنت يوسف الأميري, lahir 1987) adalah Menteri Pendidikan Uni Emirat Arab. Ia adalah mantan Menteri Negara untuk Teknologi Maju di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Maju, dan mantan Ketua Dewan Direksi Emirates Schools Establishment. Al Amiri juga merupakan ketua Badan Antariksa UEA dan Dewan Ilmuwan Uni Emirat Arab, serta Wakil Manajer Proyek The Emirates Mars Mission.[1][2]

Sains dan teknologi

[sunting | sunting sumber]
  • "Science to me is the most international form of collaboration. It is limitless, it is borderless and it is run by the passions of individuals for the benefit of human understanding."[2]
    • Bagi saya, sains adalah bentuk kolaborasi yang paling internasional. Sains itu tak terbatas dan dijalankan oleh semangat para individu demi kepentingan pemahaman manusia.
  • "When you talk about the UAE's economy in the next 30 years, one of its foundations is science and technology because you want to have an economy based on knowledge — knowledge of production, utilization of knowledge and creating intangible assets. That's how the most sustainable economies work around the world."[2]
    • Ketika kita berbicara tentang ekonomi UEA dalam 30 tahun ke depan, salah satu fondasinya adalah sains dan teknologi karena kita ingin memiliki ekonomi yang berbasis pengetahuan — pengetahuan tentang produksi, pemanfaatan pengetahuan, dan penciptaan aset tak berwujud. Begitulah cara kerja ekonomi paling berkelanjutan di seluruh dunia.

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]
  • [Students] felt like there was a big gap in what they were interested in and what they were being taught. When you spoke to them, they had a lot of information, a lot of interests, and a lot of aspirations. But when you see them in the classroom, there’s a glimmer or a sort of passion that’s not there. And I realized very early on that they’re disengaged.”[3]
    • “[Para siswa] merasa ada kesenjangan besar antara minat mereka dan apa yang diajarkan. Ketika Anda berbicara dengan mereka, mereka memiliki banyak informasi, banyak minat, dan banyak aspirasi. Namun ketika Anda melihat mereka di kelas, ada secercah atau semacam semangat yang tidak ada. Dan saya menyadari sejak awal bahwa mereka tidak terlibat.
  • "Every single country that built a successful, competitive education system built it for themselves. They did not copy elements from other systems and bring them in."[4]
    • Setiap negara yang membangun sistem pendidikan yang sukses dan kompetitif membangunnya untuk diri mereka sendiri. Mereka tidak meniru elemen dari sistem lain dan membawanya ke negara lain.
  • "Public schools 'should be at the heart of the community'. We want to go back to the idea that it takes a village to raise a child, and we want the schools in each of our neighbourhoods to be that pillar that supports growth."[4]
    • Sekolah negeri 'harus menjadi pusat kehidupan masyarakat'. Kami ingin kembali ke gagasan bahwa dibutuhkan warga satu desa untuk membesarkan seorang anak, dan kami ingin sekolah-sekolah di setiap lingkungan kami menjadi pilar yang menopang pertumbuhan

Sarah merupakan wanita kelahiran Iran. Sejak kecil ia sudah menyukai ruang angkasa. Ia menempuh pendidikannya di American University of Sharjah dan mendapatkan akreditasi dari Amerika Serikat. Hal ini membuatnya menjadi representasi bagaimana UEA memuliakan wanita, kesetaraan, toleransi dan sains.

Ibu dua anak ini mengawali kariernya sebagai insinyur dirgantara UEA, ia bekerja sebagai insinyur program di Emirates Institution for Advanced Science and Technology (EIAST) selama dua tahun.

Di EIAST, ia bekerja pada DubaiSat-1 dan DubaiSat-2, dua satelit pertama negara itu. Dia juga merupakan bagian dari tim yang mengembangkan KhalifaSat atau DubaiSat-3, dan bekerja sebagai direktur divisi Advanced Aeronautical Systems.

Pada 2014 di universitas yang sama, Sarah memperoleh gelar M.Sc. di bidang teknik komputer. Ia sekaligus juga bekerja sebagai Kepala Ilmu Antariksa di MBRSC. Dia juga menjabat sebagai direktur serta mendirikan unit penelitian dan pengembangan di sana. Sarah bertanggung jawab untuk mengumpulkan tim teknik untuk badan antariksa.

Pada 2016 Sarah diangkat sebagai kepala Dewan Sains Emirates. Lalu pada 19 Oktober 2017, Sarah Al Amiri menjadi Menteri Negara Ilmu Pengetahuan Maju pertama di negara itu sekaligus menjadi menteri termuda. Kemudian pada Agustus 2020, ia menjadi Ketua Badan Antariksa UEA.[1]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Sarah bint Yousif Al Amiri". World Economic Forum. Diakses tanggal 2025-12-05.
  2. 2,0 2,1 2,2 "Sarah al-Amiri: The woman leading UAE's Mars mission". DW. 19 Juli 2020. Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. Warner, Kelsey (5 Desember 2025). "Why the UAE has mandated AI learning in schools". SEMAFOR. Diakses tanggal 2025-12-02.
  4. 4,0 4,1 "Sarah Al Amiri: UAE plans major overhaul of government schools". The National News. 12 November 2025. Diakses tanggal 2025-12-05.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: