Sandy Firly
Tampilan
Sandy Firly lahir di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah pada tanggal 16 Oktober 1975. Hobi menulisnya dimulai sejak SMA. Beberapa karyanya antara lain Lampau, Catatan Ayah tentang Cintanya kepada Ibu, Rumah Debu dan lain-lain. [1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Lagi pula, bukankah perasaan saat jatuh cinta itu lebih mendebarkan hati, lebih indah, lebih menggelisahkan, dan lebih mengharukan seperti balon yang terus dipompa, membesar, membesar, dan saat cinta diterima dia adalah balon yang telah dilepaskan terbang terbawa angin, tak ada lagi perasaan cemas dan tegang khawatir balon akan meledak karena terlalu kencang dipompa. Sedangkan cinta yang ditolak adalah balon yang pecah, membuyarkan impian, menerbitkan kehampaan."[1]
- "Pada akhirnya, kita harus menyadari ada banyak bayangan dan khayalan yang sebenarnya sering kali bertolakbelakang dengan kenyataan yang kita temui."[1]
- "Biarlah ku nikmati kepedihan ini. Karena sesungguhnya perasaan perih disebabkan cinta yang terkulai sebelum berbunga, adalah sama sendunya dengan memeram cina itu sendiri selama bertahun-tahun. Bagai senja yang tak kunjung malam."[1]
- "Bila kau ingin melihat dunia, mengintiplah lewat buku-buku itu."[1]
- "Tiap kita memiliki sungai masa lalu. Sungai tempat pertama kali kau belajar dan mengarungi kehidupan. Kadang kau tenggelam, lalu muncul lagi ke permukaan. Percayalah, selalu ada yang memberikan tangannya untukmu keluar daril ubuk terdalam sungai itu bila kau benar-benar akan tenggelam –bahkan Tuhan selalu berjaga di tepi sungai itu untukmu."[1]