Sakdiyah Ma'ruf
Tampilan
Sakdiyah Ma'ruf adalah seorang komedian asal Indonesia sejak 2009. Pada tahun 2015 ia dianugerahi Penghargaan Václav Havel untuk Perlawanan Kreatif di acara hak asasi manusia Oslo Freedom Forum di Norwegia.[1] Dia bahkan disebut sebagai "perempuan komedian tunggal muslim pertama dari Indonesia" yang menggunakan komedi sebagai cara untuk menantang ekstremisme Islam dan kekerasan terhadap perempuan dan masuk dalam daftar 100 perempuan yang dianggap menginspirasi dan berpengaruh dari seluruh dunia untuk 2018 oleh BBC 100 Women.[2]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Di masa post-reformasi, kita menghadapi minoritas keturunan Arab yang suaranya keras, termasuk kelompok radikal dan fundamentalis."[2]
- "Apa pun yang dilakukan menjadi us vs them saat ini. Setiap kata, setiap tindakan, setiap joke dianggap sebagai keterlibatan politik praktis. Saya tahu setiap statement yang saya lakukan adalah pernyataan politik, tapi bukan politik elektoral. Pernyataan politik dalam arti ini posisi saya menyikapi relasi kuasa, tetapi kalau sekarang, posisi apa pun yang diambil siapa pun menjadi sangat dikaitkan dengan politik elektoral, dan itu membuat situasi menjadi lebih sensitif."[2]
- "I'm not using comedy to gain fame."[3]
- "Saya tidak menggunakan komedi untuk mencari ketenaran."
- “To me, comedy isn’t just about entertainment. I use comedy as a medium for dialogue—to spark a conversation, to highlight issues that I think are important and to allow people to share laughter, but then have a conversation about it.”[3]
- “Bagi saya, komedi bukan hanya tentang hiburan. Saya menggunakan komedi sebagai media untuk berdialog—untuk memicu percakapan, menyoroti masalah yang saya anggap penting, dan memungkinkan orang tertawa bersama, tapi kemudian berdiskusi tentang hal itu.”
- "The power of humour is that because of its subtlety it can help to address even the most sensitive or difficult topics, and aim the most aggressive attacks at those who are in positions of power.”[3]
- "Kekuatan humor terletak pada ketajamannya yang halus, yang dapat membantu menangani topik yang paling sensitif atau sulit, dan mengarahkan serangan paling tajam kepada mereka yang berada dalam posisi kekuasaan."
- “(The comedy show) made me see how beautiful comedy is an art form, and how effective comedy is in delivering a message.”[3]
- “(Pertunjukan komedi) membuat saya melihat betapa indahnya komedi sebagai bentuk seni, dan betapa efektifnya komedi dalam menyampaikan pesan.”
- “Comedy is not only about walking funny or making a funny face. It’s a medium where you can actually talk about the issues that you think are important to you.”[4]
- “Komedi tidak hanya tentang berjalan dengan lucu atau membuat ekspresi wajah yang konyol. Ini adalah medium di mana Anda sebenarnya bisa membicarakan isu-isu yang menurut Anda penting.”
- "I love stand-up comedy because we can challenge things that are in the conversations, dismantling stereotypes, without pointing fingers or blaming."[5]
- "Saya suka stand-up comedy karena kita bisa menantang hal-hal yang ada dalam percakapan, membongkar stereotip, tanpa menunjuk jari atau menyalahkan."
- "If I have advice that I can give to my younger self, [it would be] hang in there, just keep on doing what you're doing. I know that you're afraid, but you will see that there are bigger, bigger things. They're more important than fear."[5]
- "Jika aku punya nasihat untuk diriku yang lebih muda, [itu adalah] bertahanlah, terus lakukan apa yang sedang kamu lakukan. Aku tahu kamu takut, tapi kamu akan melihat bahwa ada hal-hal yang lebih besar, lebih penting daripada rasa takut."
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Mulyana, Asep (2021-09-01). Eksplanasi Teoritik untuk Kebijakan Pro-Kesejahteraan di Indonesia. Vol. 7. hlm. 113–141. doi:10.58823/jham.v7i7.64. ISSN 2962-5262.
- ↑ 2,0 2,1 2,2 Sakdiyah Ma'ruf, komedian Indonesia masuk daftar 'perempuan inspiratif dan berpengaruh'.
- ↑ 3,0 3,1 3,2 3,3 "Sakdiyah Ma'ruf".
- ↑ "Sakdiyah Ma'ruf: Stand-Up Comedy for Gender Equality and Religious Tolerance". Arts Help (dalam bahasa Inggris). 2024-06-27. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ 5,0 5,1 Awesome, Sophie Johnson for Beyond (2023-11-28). "Indonesia's first female Muslim stand-up comic is harnessing the power of comedy to spark change". ABC Asia (dalam bahasa Australian English). Diakses tanggal 2025-12-03.