Lompat ke isi

Saba Mahmood

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Saba Mahmood adalah profesor antropologi di Universitas California, Berkeley. Di Berkeley, dia juga berafiliasi dengan Pusat Studi Timur Tengah, Institut Studi Asia Selatan, dan Program Teori Kritis. Lahir di Quetta, Pakistan pada 3 Februari 1962, ia datang ke Amerika Serikat pada 1981 untuk belajar arsitektur dan perencanaan kota. [1] [2] [3]

  1. “Kita tidak bisa lagi berasumsi bahwa cara hidup yang sekuler beserta nilai-nilai progresif dari sekularisme merupakan satu-satunya jalan yang benar untuk memberi makna kepada kehidupan ini”[4]
  2. "Perempuan-perempuan salehah di Mesir yang ditelitinya malah lebih bersemangat untuk meraih norma-norma yang mereka warisi, pelajari, dan amalkan ketimbang untuk melawannya atau menjadi “bebas.” Tapi, sama halnya juga dengan orang-orang liberal, karena bukannya mereka lebih tercerahkan atau rasional tapi mereka juga hidup dalam dunia normatif (sekuler-humanis) yang diwarnai oleh warisan-warisan sejarah Barat dan segala pertarungannya."[4]
  3. para Islamis punya pemaknaan atas tubuh yang jauh berbeda dari (dan sering disalahpahami oleh) orang-orang sekuler. Misalnya dalam norma rasa malu (haya) sebagai sifat terpuji bagi perempuan, lebih khususnya dalam kasus jilbab.[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Saba Mahmood, 57, Dies; Traced Intersection of Feminism and Islam (Published 2018) (dalam bahasa Inggris). 2018-03-28.
  2. "Saba Mahmood, Persimpangan Teori Feminis dalam Islam". Alif.ID - Berkeislamanan dalam Kebudayaan (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. "Saba Mahmood". senate.universityofcalifornia.edu. Diakses tanggal 2025-12-05.
  4. 4,0 4,1 4,2 Redaksi (2021-02-02). "Politics of Piety: Antropologi Kesalehan Menurut Saba Mahmood". Nyalanyali.com. Diakses tanggal 2025-12-05.