Rumah gadang basandi batu, kuat rumah karano sandi, rusak sandi rumah binaso
Tampilan
Rumah gadang basandi batu, kuat rumah karano sandi, rusak sandi rumah binaso. Bahasa Indonesia: Rumah gadang bersandi batu, kuat rumah karena sandi, rusak sandi rumah hancur.
Makna: Kedatangan agama Islam ke Minang adalah rahmat bagi kehidupan adat setempat. Dengan masuknya ajaran Islam ke dalamnya, adat Minang menjadi kokoh dan dapat hidup sampai sekarang, karena memiliki dasar yang lebih kuat dan universal.[1]
| Peribahasa Minang |
|---|
| A-B C-K |
| L-R S-Z |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Santosa, Iman Budhi (2009). Kumpulan peribahasa Indonesia dari Aceh sampai Papua: untuk SD, SMP, SMA & umum. IndonesiaTera. ISBN 978-979-775-061-9.