Lompat ke isi

Roy Jeconiah

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Roy Jeconiah Isoka Wurangian (lahir 8 November 1969), dikenal sebagai Roy Jeconiah atau Roy Jecovox, adalah penyanyi dan musisi rock Indonesia. Ia merupakan vokalis grup musik rock Boomerang dari 1994 hingga 2010[1], dikenal dengan karakter vokal yang kuat dan serak yang menjadikannya salah satu ikon musik rock Indonesia pada era 1990-an dan 2000-an. Setelah keluar dari Boomerang, ia membentuk band RI-1 bersama mantan gitaris Boomerang, John Paul Ivan[2], dan menggarap proyek solo Jecovox, merilis album The Moon pada 2013[3].

  1. Membuat band itu gampang, tapi mempertahankannya yang sulit. Kalau ego sudah keluar, enggak ada yang salah atau benar.[4] – wawancara membahas tantangan mempertahankan grup musik.
  2. Ego, keuangan, dan industri. Industri kita sistemnya kayak sapi perah. Begitu sudah tidak keluar susunya dibuang begitu saja.[4] – komentar tentang industri musik Indonesia.
  3. Kalau saran saya, cinta sama musiknya dulu. Populer itu anugerah, itu tidak ada ilmunya.[4] – pesan untuk musisi muda.
  4. Kita selalu nulis lagu yang sesuai dengan apa yang kita alami, kita bikin lagu selalu dari hati. Gak bisa pura-pura, susah. Jadi gak jujur sama diri sendiri.[5] – tentang proses kreatif menulis lagu.
  5. Saya bilang rock gak akan mati, karena kita punya fans dan pasar tersendiri.[5] – optimisme terhadap keberlangsungan musik rock.
  6. Ucok AKA itu orang yang nggak pernah memandang beda mana musisi senior, mana musisi junior. Malah dia ngasih support 'ini diapain musikku', tapi dia senang. Jadi kita banyak belajar lah sama banyak orang.[5] – kesan terhadap Ucok AKA.
  7. Kalau God Bless, masa kecil saya sudah mendengar lagu-lagu God Bless. Sampai SMP dan mulai main band, lagunya termasuk yang dimainkan di band saya.[6] – mengenang pengaruh band God Bless.
  8. Jaman dulu tuh nggak ada press release, nggak ada launching, ya udah album keluar gitu aja. Terus aku sama anak-anak (Boomerang) itu punya ide ‘ya udah lah kita jalan sendiri yuk!’[7] – mengenang awal promosi album Boomerang.
  9. Kita keliling tuh, dari Surabaya, pantai utara, masuk Jakarta, turun Bandung, terus ke selatan. Pokok ada anten radio kita berhenti.[7] – menceritakan tur promosi album.
  10. Soal kualitas antara musik rock dulu sama sekarang, sebetulnya ga beda. Seleranya aja yang beda. Mereka rock juga.[8] – pandangan tentang musik rock lintas generasi.
  11. Musik rock melakukan sumbangan yang luar biasa. Saya yakin musik Indonesia di Asia Tenggara sudah sangat bagus kelasnya.[9] – menilai kualitas musik Indonesia.
  12. Bikin band gampang, mempertahankan yang susah. Saya nggak pernah berfikir untuk keluar dari Boomerang karena saya lahir dan besar sama mereka.[9] – mengenang kebersamaan dengan Boomerang.
  13. Aku sendiri besar, dan bangun karir dengan pengaruh musiknya God Bless.[10] – tentang inspirasi musiknya.
  14. Nonton Metallica bagi gue udah kayak ibadah lah.[10] – usai menonton konser Metallica.
  15. Saya udah dua tahun pamit dari Boomerang. Ya karena ada hal-hal sangat principle yang tidak bisa ketemu jalan keluarnya.[1] – alasan meninggalkan Boomerang.

Kutipan dari lagu

[sunting | sunting sumber]
  1. Di sudut keterasingan, hanya bisa saksikan, jutaan kebisingan, jutaan kepalsuan. Ingin robohkan, topeng keangkuhan, yang liar berpesta, tanpa rasa bersalah. Jangan hentikan marahmu. Jangan redakan resahmu.[11] – dari lagu Jangan Henti Jangan Reda (2019), album Jecovox.
Tokoh
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 Kapanlagi.com (8 April 2012). "Roy Jeconiah Sudah 2 Tahun Keluar Dari Boomerang". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  2. Kompas.com (6 Juni 2012). "Roy Jeconiah-John Paul Ivan Jadi RI 1". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  3. Tribunnews.com (16 Desember 2013). "Di Album The Moon, Roy Joconiah Optimalkan Kreativitasnya". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  4. 4,0 4,1 4,2 Medcom.id (16 September 2014). "Roy Jeconiah: Ego, Keuangan dan Industri Bikin Band Bubar". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  5. 5,0 5,1 5,2 Kapanlagi.com (28 Juni 2012). "Roy Jeconiah Masih Eksis dan Produktif". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  6. Historia.id (21 Februari 2024). "God Bless di Mata Roy Jeconiah". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  7. 7,0 7,1 Hai.grid.id (28 Juni 2024). "Bahas Debut Album Boomerang, Roy Jeconiah: Setiap Ada Antena Radio, Kita Mampir!". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  8. Kapanlagi.com (16 September 2014). "Meski Selera Beda, Roy Jeconiah Yakin Rock Tetap Hidup". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  9. 9,0 9,1 Kapanlagi.com (16 September 2014). "Roy Jeconiah Susah Pertahankan Format Band". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  10. 10,0 10,1 Kapanlagi.com (26 Agustus 2013). "Diajak Kolaborasi Ian Antono, Roy Jeconiah Bangga". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
  11. JecovoxVevo (22 Februari 2016). "Album Jecovox - Jangan Henti Jangan Reda". Diakses tanggal 13 Agustus 2025.
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: