Lompat ke isi

Rita Levi-Montalcini

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Rita Levi-Montalcini 1986

Rita Levi-Montalcini (1909 - 2012) adalah peneliti neurosains asal Italia keturunan Yahudi yang dikenal atas penemuan faktor pertumbuhan saraf. Ia dianugerahi Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 1986 bersama Stanley Cohen atas kontribusinya tersebut.[1]

  • "If I had not been discriminated against or had not suffered persecution, I would never have received the Nobel Prize."
    • "Jika saya tidak mengalami diskriminasi atau penindasan, saya tidak akan pernah menerima Penghargaan Nobel."
  • "It was a very patriarchal society, and I simply resented, from early childhood, that women were reared in such a way that everything was decided by the man."
    • "Itu adalah masyarakat yang sangat patriarkal, dan sejak kecil saya merasa tidak adil bahwa perempuan dibesarkan sedemikian rupa sehingga segala sesuatu ditentukan oleh laki-laki."
  • "The only way to help is to give young people a chance for the future. Because we cannot fight the Mafia, we cannot fight corruption without giving an alternative to young people."[2]
    • "Satu-satunya cara untuk membantu adalah dengan memberi kaum muda kesempatan untuk masa depan. Kita tidak dapat melawan mafia dan korupsi tanpa menyediakan alternatif bagi generasi muda."
  • "Do not think of yourself, think of others. Think of the future that awaits you, think about what you can do and do not fear anything."
    • "Jangan memikirkan diri sendiri, pikirkanlah orang lain. Pikirkan masa depan yang menanti Anda, pikirkan apa yang dapat Anda lakukan, dan jangan takut pada apa pun."
  • "The body does whatever it wants. I am not my body; I am my mind."
    • "Tubuh melakukan apa pun yang diinginkannya. Saya bukanlah tubuh saya; saya adalah pikiran saya."
  • "Progress depends on our brain. The most important part of our brain, that which is neocortical, must be used to help others and not just to make discoveries."[3]
    • "Kemajuan bergantung pada otak kita. Bagian terpenting dari otak, yaitu neokorteks, harus digunakan untuk menolong sesama, bukan semata-mata untuk membuat penemuan."
  • "Above all, don't fear difficult moments. The best comes from them."[4]
    • "Di atas segalanya, jangan takut pada saat-saat sulit. Hal-hal terbaik justru lahir darinya."
  • "If I die tomorrow or in a year, it is the same, it is the message you leave behind you that counts, and the young scientists who carry on your work."[5]
    • "Jika saya meninggal besok atau setahun lagi, itu sama saja; yang terpenting adalah pesan yang Anda tinggalkan, serta para ilmuwan muda yang melanjutkan pekerjaan Anda."

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Coutinho, Léo; Teive, Hélio A. Ghizoni (2023-01). Rita Levi-Montalcini: the neurologist who challenged fascism. Vol. 81. hlm. 95–98. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Holloway, Marguerite. "Finding the Good in the Bad: A Profile of Rita Levi-Montalcini". Scientific American (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-16.
  3. "TOP 23 QUOTES BY RITA LEVI-MONTALCINI". A-Z Quotes. Diakses tanggal 2025-12-16.
  4. ""Above all, don't fear difficult moments. The best comes from them," - Rita Levi-Montalcini". belaruswomen.org (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-12-16.
  5. Kalra, Sanjay; Baruah, Manash P.; Unnikrishnan, Ambika Gopalakrishnan (2012-05). Celebrating life with Rita Levi-Montalcini: A hundred years and more. Vol. 16. hlm. 327–328. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)