Lompat ke isi

Retno Kustijah

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Retno Koestijah atau Retno Kustiyah adalah seorang pemain bulu tangkis Indonesia pada era tahun 1960-an sampai 1970-an. Ia yang berpasangan dengan Minarni Sudaryanto berhasil menjuarai All England, Asian Games, Malaysia Terbuka, AS Terbuka, dan Kanada Terbuka.[1]

  1. “Dulu tak ada TC (training camp). Latihan ya sendiri, tidak ada pelatnas seperti sekarang ini. Pemain harus bisa mandiri,” [1]
  2. “Kalau sudah begitu Hall C ya banjir. Karena tidak ada Damkar, ya kami terpaksa membuang air menggunakan ember. Mungkin itu yang membuat otot-otot tangan kami jadi kuat,”[1]
  3. “Sangat bersyukur bisa juara. Memang fasilitas saat itu serba terbatas. Tapi keinginan kami untuk jadi juara sangat kuat. Sing penting ojo gelem kalah. Mungkin itulah resepnya bisa membawa pulang gelar.”[1]
  4. “Mungkin karena kami dulu selalu merasa tak pernah puas dan seperti ada yang kurang setiap saat sehingga kami berjuang mati-matian dalam latihan,”[2]
  5. “Sekarang masanya berbeda. Distraksi semakin banyak. Belum lagi menjadi pebulutangkis yang jago membutuhkan proses, tapi saya tetap yakin bahwa para pebulu tangkis yang bagus bisa dihasilkan dari tanggung jawab yang mereka emban,”[2]
  6. "Ya bangga, ya senang, rasanya rangkap-rangkap-lah. Banyak sekali. Kesenangannya, kebanggaannya, bisa main di Jakarta kemudian juara. Itu kita bangga sekali. Apalagi ditonton oleh bangsa kita sendiri ya,"[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 1,2 1,3 Bola.com (2015-08-29). "Profil: Retno Kustiyah Kenang Cerek, Banjir, dan All England". bola.com. Diakses tanggal 2025-12-10.
  2. 2,0 2,1 Juara.net. "Retno Kustijah: Utamakan Keyakinan dan Kerja Keras - Juara.net". www.juara.net. Diakses tanggal 2025-12-10.
  3. "Retno Kustiyah Berkisah Pengalaman Raih Emas Asian Games 1962". Tempo. 24 Juli 2018 | 16.53 WIB. Diakses tanggal 2025-12-10.