Lompat ke isi

Reisa Kartikasari

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Raden Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Reisa Kartikasari Broto Asmoro adalah seorang dokter, aktris, model dan pembawa acara asal Indonesia. Ia mewakili provinsi DI Yogyakarta pada kontes Puteri Indonesia 2010 dan bergelar sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2010. [1]

  1. "Beradaptasi adalah mengubah perilaku dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol kesehatan,"[2]
  2. "Sayangnya, masih ada yang belum disiplin. Kita ingin angka positif Covid-19 menurun. Tidak akan bisa bila hanya mendengarkan sosialisasi, tetapi tidak menjalankan protokol kesehatan," [2]
  3. "Dengan sering menyentuh benda-benda di sekeliling kita, bisa langsung menularkan Covid-19 bila kemudian menyentuh mulut, hidung, dan mata. Karena itu, mencuci tangan dengan baik dan benar menjadi penting,"[2]
  4. "Setelah saya dianugerahi gelar sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2010, saya banyak sekali dikenalkan dan kemudian berkecimpung di dalam berbagai aktivitas yg berkaitan dengan lingkungan hidup. Semenjak itu saya pun belajar banyak hal mengenai lingkungan di Indonesia. Saya menilai permasalahan yang paling mendasar di tanah air kita adalah perusakan lingkungan dan pencemaran yang sudah merajalela sampai hampir di seluruh pelosok negeri."
  5. "Sayangnya, 3M masih dipraktikkan secara terpisah. Kadang rajin cuci tangan tapi lupa pakai masker dan lengah menjaga jarak. Yang bagus sebenarnya semuanya harus dilakukan secara bersamaan, satu paket, satu kesatuan. Karena kalau dilakukan bersama maka risiko COVID-19 langsung dapat turun drastis. 3M bisa menurunkan penularan sampai 0 persen,"[3]
  6. "Pada saat kita sudah siap memutuskan anak untuk ikut pembelajaran tatap muka, maka orang tua dan seluruh anggota keluarga wajib memastikan anak tersebut fit dan sehat untuk pergi ke sekolah,"[4]
  7. "Pembelajaran dalam jaringan atau online sebenarnya tidak bisa menggantikan kegiatan tatap muka,"[5]
  8. "Tidak ada seorang pun yang pantas dibully, dan tidak ada seorang pun yang boleh berdiam diri membiarkan hal itu terjadi, karena anak tuh nggak semuanya bisa terbuka,"[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Profil Reisa Broto Asmoro". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2025-12-07.
  2. 2,0 2,1 2,2 Liputan6.com (2020-06-11). "Reisa Broto Asmoro Ajak Masyarakat Tidak Menyerah Hadapi Covid-19". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-12-07. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  3. Maarif, Nurcholis. "Kebiasaan Masyarakat soal Cegah COVID-19, Ini Kata dr Reisa". detiknews. Diakses tanggal 2026-03-28.
  4. "Saran Reisa Broto Asmoro buat Anak yang akan PTM". Tempo. 2021-09-29. Diakses tanggal 2026-03-28.
  5. Liputan6.com (2020-07-05). "Agar Belajar Online Tetap Efektif, Ini 6 Tips dari Gugus Tugas". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-03-28. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  6. antaranews.com (2024-02-26). "dr Reisa paparkan ciri-ciri anak yang jadi korban perundungan". Antara News. Diakses tanggal 2026-03-28.