Lompat ke isi

Rachmawati Sukarnoputri

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Dr. Hj. Diah Pramana Rachmawati Soekarnoputri, S.H., M.H. (lahir 27 September 1950) adalah pengacara dan politikus Indonesia sebagai pendiri, sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Bung Karno. Keaktifannya dalam dunia politik terakhir ketika tergabung dalam Partai Gerakan Indonesia Raya.[1][2]

  1. "Pada tahun ini kebetulan sekali bertepatan dengan tahun politik. Karena pada tahun 2019 yang akan datang akan dilaksanakan suksesi kepemimpinan nasional melalui pemilu serentak untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. Untuk itu saya ingatkan, saya tegaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia jangan salah memilih pemimpin," [3]
  2. "Oleh karena itu, maka jangan sekali-kali, jangan salah memilih pemimpin, artinya jangan memilih pemimpin yang menjadi proxy, yang menjadi antek kepentingan asing, neoliberalisme, yang hobinya menumpuk utang, semena-mena menjual aset negara, yang membuat nilai rupiah terpuruk, yang tebang pilih dalam penegakan hukum, membiarkan tenaga kerja asing dan yang nafikun," [3]
  3. "Semoga beliau (Prabowo Subianto) dapat memimpin RI di masa depan," [3]
  4. "Saya pesan kepada emak-emak relawan, mulai detik ini sekarang berbondong lihat ke TPS, mana KPU yang mau coblos lagi? Ini modus kecurangan waspada!"[4]
  1. "Profil dan Biodata Rachmawati Soekarnoputri: Keturunan Soekarno yang Tak Bernaung di PDIP". suara.com. Diakses tanggal 2025-12-08.
  2. "Profil Singkat Rachmawati Soekarnoputri, Pernah Dirikan Partai Pelopor dan Jadi Wantimpres". SINDOnews Nasional. Diakses tanggal 2025-12-08.
  3. 3,0 3,1 3,2 Redaksi. "Pidato Rachmawati Soekarnoputri : Jangan Pilih Presiden Neoliberal". iniriau.com. Diakses tanggal 2025-12-08.
  4. Mitchell, Lewis; Humphries, Melissa; Tuke, Jono (2024-11-23). "Ke mana Elon Musk akan membawa X di era Donald Trump, benarkah aplikasi ini pelan-pelan mulai ditinggalkan?". doi.org. Diakses tanggal 2025-12-08.