Rabi'ah Al-'Adawiyyah
Tampilan
Rabi'ah Al-'Adawiyah adalah salah seorang sufi perempuan yang paling dikenal dalam sejarah Islam, khususnya karena mahabbah atau kecintaannya yang mendalam kepada Allah SWT.[1]
Rabiah di perkirakan lahir pada 713-717 atau 95 -99 H di Kota Basrah. [2] Rabiah al Adawiyah memiliki nama lengkap Ummu al- Khair Rabi'ah binti Isma'il al-Adawiyah al-Qisiyah. Ia lahir dari keluarga Ismail yang hidup penuh dengan takwa dan iman kepada Allah.[3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- “Aku tidak terlalu berhajat pada dunia.”[4]
- “Aku ini begitu malu meminta hal-hal duniawi kepada Pemiliknya. Maka bagaimana bisa aku meminta hal itu kepada orang yang bukan pemiliknya.”[5]
- "Bagiku tidak ada bagian surga dan neraka. Aku tidak menginginkan atas cintaku imbalan pengganti.”[6]
- "Aku mengabdi kepada Tuhan bukan karena aku takut masuk neraka. bukan pula karena ingin masuk surga.tetapi aku mengabdi karena cintaku kepada-Nya."[7]
- "Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu. Hingga tak ada satu pun yang menggangguku dalam menjumpai-Mu".[8]
- “Wahai jiwa yang damai, kembalilah kepada Tuhanmu dengan berbahagia.”[9]
- “Betapa kecil kesedihan itu. Andai aku bersedih, niscaya tidak ada kehidupan di sana.”[10]
- “Apakah kau tidak malu kepada Allah dengan meminta ridha-Nya. Sedangkan dirimu tidak ridha atas ketentuan-Nya.”[11]
- “Kujadikan Engkau teman bercakap dalam hatiku. Tubuh kasarku biar bercakap dengan yang duduk, jisimku biar bercengkrama dengan taulanku, namun isi hatiku hanya tetap Engkau sendiri.”[12]
- "I carry a torch in one hand and a bucket of water in the other: With these things I am going to set fire to Heaven and put out the flames of Hell so that voyagers to God can rip the veils and see the real goal.(Aku membawa obor di satu tangan dan seember air di tangan lainnya: Dengan benda-benda ini aku akan menyalakan api di Surga dan memadamkan api di Neraka sehingga para pengembara menuju Tuhan dapat merobek tabir dan melihat tujuan sebenarnya.)".[13]
- "O Allah! If I worship You for fear of Hell, burn me in Hell, and if I worship You in hope of Paradise, exclude me from Paradise. But if I worship You for Your Own sake, grudge me not Your everlasting Beauty"(Ya Allah, jika aku menyembahMu karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya, dan jika aku menyembahMu karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya. Tetapi jika aku menyembahMu demi Engkau semata, Janganlah Engkau enggan menampilkan keindahan wajahMu Yang abadi padaku.).[14]
- "Saya sepenuhnya memenuhi syarat untuk bekerja sebagai penjaga pintu, dan karena alasan ini:Apa yang ada di dalam diri saya, tidak saya keluarkan:Apa yang ada di luar diri saya, tidak saya biarkan masuk.Jika seseorang masuk, ia langsung keluar lagi.Ia sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya.Saya adalah Penjaga Pintu Hati, bukan segumpal tanah liat basah".[15]
- "Wahai Tuhanku, aku telah datang kepada-MuDengan mataku yang menangis dan hatiku yang tawadhu.Aku membawa dosaku yang berlimpahDan ketulusan hatiku yang menjemput kasih-Mu."[16]
- "Ya Tuhan, bintang-bintang telah bersinar, mata telah tertidur,Raja-raja telah menutup pintunya, dan setiap kekasih sendirian dengan kekasihnya, dan inilah tempatku di tanganmu…"[17]
- "Wahai Tuhanku, biarlah aku mencintai-MuBukan karena surga yang Kau janjikan.Tapi karena cinta yang Kau curahkan pada dirikuLebih berharga daripada segala yang ada di dunia ini."[18]
- "Wahai Tuhanku, jangan pernah menjauh darikuKarena hanya dalam dekat-Mu aku menemukan ketenangan.Biarkan aku merasakan hadirat-Mu yang agungDan memahami kasih-Mu yang tak terhingga."[19]
- "Dalam kesendirianku, aku menemukan Engkau,Walaupun aku berada di tengah keramaian.Engkau adalah temanku dalam kegembiraan dan duka,Selalu hadir saat aku memanggilmu."[20]
- "Walaupun tubuhku lemah dan rapuh,Jiwaku menguat dalam cinta-Mu.Engkau adalah segalanya bagiku, ya Allah,Dalam hidup dan setelah kematianku."[21]
- "Jika aku menyembah-Mu karena takut api neraka-Mu bakarlah aku di dalamnya."[22]
- "Tuhanku, malam telah berlalu dan siang segera menampakkan diri aku gelisah apakah amalanku Engkau terima ataukah Engkau tolak sehingga aku merasa bersedih."[23]
- "Seandainya surga dan neraka tak ada apakah engkau tidak akan menyembah-Nya?."[24]
- "Andai cintamu benar niscaya kau menjadi hamba yang taat karena pecinta itu sungguh taat kepada kekasihnya."[25]
- “Wahai jiwa, berapa lama engkau tertidur? sampai kapan engkau akan tertidur? engkau terlalu nyenyak tidur, akankah engkau tertidur saja tanpa terbangunkan kembali, kecuali oleh terompet hari kebangkitan?”[26]
- “Yaa Allah, apapun yang akan Engkau karuniakan kepadaku di dunia ini, berikan pada musuh-musuhMu. Dan apapun yang Engkau karuniakan padaku di akhirat, kasih pada sahabat-sahabatMu. Karena Engkau sendiri telah cukup bagiku.”[27]
- “Aku ingin ke neraka, ingin memadamkan api neraka.”[28]
- “aku ingin ke surga, membakar surga.”[29]
- "Wahai kekasih hati, hanya Engkaulah yang aku cintai. Beri ampunlah pembuat dosa yang datang ke hadirat-Mu. Engkau harapanku, kebahagiaan, dan kesenanganku. Hatiku telah enggan mencintai selain diri-Mu."[30]
- "Aku mencintai-Mu dengan dua cinta, cinta karena diriku dan cinta karenadiri-Mu. Cinta karena diriku adalah keadaanku senantiasa mengingat-Mu. Dan cinta karena diri-Mu adalah menyingkapkan tabir hingga Engkau kulihat. Pujian bukanlah bagiku, tapi bagi-Mu lah pujian untuk semuanya."[30]
- كُلُّهُمْ يَعْبُدُوْكَ مِنْ خَوْفِ نَارٍ وَيَرَوْنَ النَّجَاةَ حَظّاً جَزِيْلاً أَوْ بِأَنْ يَسْكُنُوْا الجِنَانَ فَيَحْظُوْا بِقُصُوْرِ وَيَشْرَبُوْا سَلْسَبِيْلاً لَيْسَ لِيْ باِلجِنَانِ وَالنَّارِ حَظٌّ أَنَا لَا أَبْتَغِيْ بِحُبِّيْ بَدِيْلاً
- Artinya: “Semuanya menyembah-Mu karena takut neraka. Mereka menganggap keselamatan darinya sebagai bagian (untung) melimpah. Mereka menempati surga, lalu mendapatkan istana dan meminum air Salsabila. Bagiku tidak ada bagian surga dan neraka. Aku tidak menginginkan atas cintaku imbalan pengganti.”[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Hawari, Hanif. "Rabiah Al Adawiyah: Kisah Sufi yang Mengajarkan Cinta Ilahi". detikhikmah. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ "Rabiah Al-Adawiyah, Sufi Perempuan Peletak Dasar Mazhab Cinta". NU Online. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Biografi Rabiah al Adawiyah, Tokoh Sufi Perempuan yang Terkenal Pada Masanya". kumparan. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Rabiah Al-Adawiyah, Sufi Perempuan Peletak Dasar Mazhab Cinta". NU Online. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ Islam, Posted in Risalah. "16 Ucapan dan Syair Rabi'ah al-Adawiyah Tentang Cintanya Kepada Allah SWT". Tanya Muslim (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ 6,0 6,1 "Ungkapan Cinta Ilahi Rabiah Al-Adawiyyah". NU Online. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ Islam, Posted in Risalah. "16 Ucapan dan Syair Rabi'ah al-Adawiyah Tentang Cintanya Kepada Allah SWT". Tanya Muslim (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ developer, mediaindonesia com. "10 Syair Cinta Allah Sufi Wanita Rabiah Al-Adawiyah". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-11-15.
- ↑ Arga, Shabirin (2025-06-13). "Meneladani Sosok Rabi'ah al-Adawiyah Dalam Hidup". Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-21.
- ↑ "Rabiah Al-Adawiyah, Sufi Perempuan Peletak Dasar Mazhab Cinta". NU Online. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ↑ Sunnatulloh (2022-04-04). "Rabiah Al-Adawiyah; Sufi Perempuan Pelopor Mazhab Cinta | Bincang Syariah". BincangSyariah | Portal Islam Rahmatan lil Alamin. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ↑ "Syair-Syair Tingkat Tinggi Rabiah Al-Adawiyah". Tebuireng Online. 2023-06-02. Diakses tanggal 2025-11-21.
- ↑ "Rābiʻah al-ʻAdawīyah Quotes (Author of Diary Pengantin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Rābiʻah al-ʻAdawīyah Quotes (Author of Diary Pengantin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Rābiʻah al-ʻAdawīyah Quotes (Author of Diary Pengantin)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Liputan6.com (2023-11-26). "Syair-syair Cinta Rabiah al-Adawiyah, Nuansa Islami dan Menggetarkan Hati". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-11-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ developer, mediaindonesia com. "10 Syair Cinta Allah Sufi Wanita Rabiah Al-Adawiyah". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ developer, mediaindonesia com. "10 Syair Cinta Allah Sufi Wanita Rabiah Al-Adawiyah". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ developer, mediaindonesia com. "10 Syair Cinta Allah Sufi Wanita Rabiah Al-Adawiyah". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ developer, mediaindonesia com. "10 Syair Cinta Allah Sufi Wanita Rabiah Al-Adawiyah". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Syair-Syair Tingkat Tinggi Rabiah Al-Adawiyah". Tebuireng Online. 2023-06-02. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Syair-Syair Tingkat Tinggi Rabiah Al-Adawiyah". Tebuireng Online. 2023-06-02. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Syair-Syair Tingkat Tinggi Rabiah Al-Adawiyah". Tebuireng Online. 2023-06-02. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Syair-Syair Tingkat Tinggi Rabiah Al-Adawiyah". Tebuireng Online. 2023-06-02. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ 30,0 30,1 Lufaefi. "5 Kata Bijak Kerinduan Rabiah Al-'Adawiyyah, Sufi Perempuan yang Dimabuk Cinta - Akurat". 5 Kata Bijak Kerinduan Rabiah Al-'Adawiyyah, Sufi Perempuan yang Dimabuk Cinta - Akurat. Diakses tanggal 2025-12-14.