Purbaya Yudhi Sadewa
Tampilan

Purbaya Yudhi Sadewa (lahir 7 Juli 1964) adalah seorang ekonom dan insinyur Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 8 September 2025 di bawah Presiden Prabowo Subianto.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa? Mungkin sebagian ngerasa keganggu, hidupnya masih kurang.[2] - ia merespon gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat yang digaungkan dalam sejumlah aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025.
- Once saya ciptakan pertumbuhan ekonomi 6 persen, 7 persen itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan mendemo.[2] - merespon 17+8 Tuntutan Rakyat.
- Dia enggak ngerti, masih kecil dan sudah tidak main Instagram lagi. Anak kecil yang tidak tahu apa-apa.[3] - mengklarifikasi ucapan anaknya soal agen CIA.
- Saya akan pecat, saya persulit hidupnya. Kalau ada yang ketemu kayak gini lagi, gue akan pecat.[4] - menggapi laporan pegawai bea cukai yang setiap hari ke Starbuck berbicara perihal pengamanan aset bisnis.
- Banyak anak yang kerja di luar negeri itu karena kegagalan kita menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Waktu pertumbuhan ekonominya lambat seperti itu, kemarin-kemarin ya, iya seperti itu,[5] - menurutnya karena terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi banyak Warga Negara Indonesia (WNI) akhirnya mencari peruntungan di luar negeri.
- Harusnya kita membuat Indonesia kayak Amerika sejahteranya. Itu yang kita kerjakan dalam beberapa tahun ke depan, 10 tahun mungkin.[5] - Purbaya menargetkan terdapat peningkatan kesejahteraan masyarakat pada 10 tahun mendatang.
- Siap-siap kaya bersama Saya.[6]
- Belanja sesuai kantong sendiri, jangan utang.[7]
- Uang negara tak boleh nganggur, harus produktif.[8] Purbaya menekankan bahwa uang negara tidak boleh mengendap, harus produktif dan anggaran terserap dengan baik.
- Cukai tembakau capai 57% bunuh industri,Firaun lu! [9]
- Gen Z jangan takut masa depan karena saya juga gen Z rupanya.[10]
- Kalau tidak punya uang, jangan berutang, apalagi untuk flexing.[11] Purbaya menegaskan prinsip sederhana agar masyarakat jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pemasukan didapat atau peroleh. Apalagi, sampai harus berhutang hanya untuk flexing.
- Saya berani bilang kalau 6% gampang, 6,5% gak susah-susah amat.[12] - ia cukup percaya diri ekonomi nasional tumbuh di atas 6% dalam waktu dekat.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Firdaus, Andi (2025-09-08). "Prabowo lantik lima menteri baru, Purbaya gantikan Sri Mulyani" [Prabowo inaugurates five new ministers, Purbaya replaces Sri Mulyani]. antaranews.com. Antara. Diakses tanggal 2025-09-08.
- ↑ 2,0 2,1 Media, Kompas Cyber (2025-09-08). "Menkeu Purbaya soal 17+8 Tuntutan Rakyat: Itu Suara Sebagian Kecil Masyarakat..." KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-09-09.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2025-09-10). "Menkeu Klarifikasi Unggahan Sang Anak soal Agen CIA". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-09-11.
- ↑ CNN Indonesia (18 Oktober 2025). "Purbaya Soal Pegawai Bea Cukai di Starbucks: Gue Persulit Hidupnya". CNN Indonesia. Diakses tanggal 20 Oktober 2025.
- ↑ 5,0 5,1 "Purbaya soal Banyak WNI Kerja di Luar Negeri: Kita Gagal Ciptakan Lapangan Kerja". kumparan. Diakses tanggal 2025-11-28.
- ↑ TV, Metro. "Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh Cepat: Siap-siap Kaya Bersama Saya". https://www.metrotvnews.com. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ "Quotes of the Day Menkeu Purbaya untuk Anak Muda: Belanja Sesuai Kantong Sendiri, Jangan Utang". Tribunnews.com. 2025-11-29. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ Gumiwang, Aurora K. M. Simanjuntak, Ringkang. "Purbaya: Uang Negara Tak Boleh Nganggur, Harus Produktif". DDTCNews - Berita Pajak Terkini dan Terpercaya di Indonesia dan Internasional. Diakses tanggal 2025-11-29. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ↑ BeritaSatu.com. "Quotes of The Day Menkeu Purbaya: Gen Z Jangan Takut Masa Depan". beritasatu.com. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ "Purbaya Minta Gen Z Jangan Takut soal Masa Depan: Kita Punya Kebijakan Baru". kumparan. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ "5 Pernyataan 'Nyeleneh' Menkeu Purbaya, Tak Punya Uang Jangan Ngutang hingga Rakyat Kecil". merdeka.com. 2025-09-17. Diakses tanggal 2025-11-29.
- ↑ Madjid, Zahwa. "Purbaya: Ekonomi RI Tumbuh 6% Gampang, 6,5% Gak Susah-susah Amat". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-12-02.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: