Lompat ke isi

Paola Egonu

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Paola Egonu

Paola Egonu (18 Desember 1998) adalah pemain bola voli profesional asal Italia. Ia memulai kariernya di liga junior klub lokal sebelum bergabung dengan tim nasional pengembangan, Klub Italia, pada tahun 2012 di Serie B1. Pada musim Serie A1 2016–2017, saat masih berusia 18 tahun, Ia mencetak rekor poin tertinggi dalam satu pertandingan liga, yaitu 46 poin. Rekor ini kemudian ia pecahkan sendiri pada tahun 2021 dengan mencetak 47 poin pada pertandingan pertama final Liga Italia.[1]

  • "Every thought, once it is expressed into words and shared with someone, it is no longer under the control of the person saying those words."
    • "Setiap pemikiran, ketika sudah diungkapkan dalam kata-kata dan dibagikan kepada orang lain, tidak lagi berada sepenuhnya di bawah kendali orang yang mengucapkannya."
  • "I realized that my diversity is what makes me unique."[2]
    • "Saya menyadari bahwa keberagaman saya adalah hal yang membuat saya unik."
  • "The racial issue is the big elephant in the room, which a good section of society prefers not to see and face in the sporting world."
    • Isu ras adalah ‘gajah besar di dalam ruangan’ yang dipilih untuk diabaikan oleh sebagian besar masyarakat, khususnya dalam dunia olahraga.”
  • "There is systemic racism in Italy, and it’s easier that it emerges in sports against Afro-descendent athletes because that is where their talent emerges before other sectors as it is a more meritocratic platform where the best emerges."[3]
    • "Ada rasisme sistemik di Italia, dan hal itu lebih mudah muncul dalam dunia olahraga terhadap atlet keturunan Afrika karena di situlah bakat mereka terlihat lebih dahulu dibandingkan sektor lain, sebab olahraga merupakan ruang yang lebih meritokratis, tempat yang terbaik selalu tampil."
  • "The diversity of cultures, religions, and sexual preferences (in a team), it's an extraordinary way to get people together. It's something to learn from and an opportunity for human enrichment, especially for the younger generations who should be more open mentally,"
    • "Keberagaman budaya, agama, dan orientasi seksual (dalam sebuah tim) adalah cara luar biasa untuk menyatukan orang. Itu adalah sesuatu yang dapat kita pelajari dan menjadi kesempatan untuk memperkaya kemanusiaan, terutama bagi generasi muda yang seharusnya memiliki pola pikir lebih terbuka."
  • "What's inside these people who seem to enjoy hating others and making them feel inferior only because of the colour of their skin? Aren't we all human beings?"[4]
    • "Apa sebenarnya yang ada di dalam diri orang-orang yang tampaknya menikmati kebencian terhadap orang lain dan membuat mereka merasa rendah hanya karena warna kulit mereka? Bukankah kita semua manusia?”

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://eurovolley.cev.eu/en/articles/2023-women/eurovolleyw-2023-paola-egonu-is-back/
  2. "Paola Egonu Delivers Emotional Monologue on the San Remo Stage | CEV". www.cev.eu (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-05.
  3. Pietromarchi, Virginia. "Paola Egonu mulls break from Italy volleyball team over racism". Al Jazeera (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-05.
  4. https://www.olympics.com/en/news/paola-egonu-volleyball-prejudice-character