Lompat ke isi

Osprey Orielle Lake

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Osprey Orielle Lake

Osprey Orielle Lake is the Founder and Executive Director of the Women's Earth and Climate Action Network (WECAN) International, working nationally and internationally with grassroots and frontline women leaders, policy-makers, and diverse coalitions to build women's leadership, climate justice, resilient communities, and a just transition to a decentralized, democratized clean energy future. [1] Pendiri dan Direktur Eksekutif Women’s Earth and Climate Action Network (WECAN) International. Ia bekerja di tingkat nasional dan internasional bersama para pemimpin perempuan akar rumput dan garis depan, pembuat kebijakan, serta berbagai koalisi untuk membangun kepemimpinan perempuan, keadilan iklim, komunitas yang tangguh, dan transisi yang adil menuju masa depan energi bersih yang terdesentralisasi dan demokratis.

  • "While I don’t think that reconnecting with the natural world will solve all of our daunting problems, I am proposing thatreviving our intimacy with the Earth is an essential and irreplaceable component in turning from our destructive course." "Walaupun saya tidak berpikir bahwa menyambung kembali hubungan dengan alam akan menyelesaikan semua masalah besar yang kita hadapi, saya mengajukan bahwa menghidupkan kembali kedekatan kita dengan Bumi adalah komponen yang esensial dan tak tergantikan untuk berbalik dari arah destruktif yang sedang kita tempuh." [2]
  • "Nature was my solace. To fall in love with nature was everything." "Alam adalah tempat penghiburan saya. Jatuh cinta pada alam adalah segalanya bagi saya."
  • "One of the things I thanked my mother for so many times throughout my life is that she moved our family to Mendocino." "Salah satu hal yang berulang kali saya syukuri kepada ibu saya sepanjang hidup saya adalah keputusannya memindahkan keluarga kami ke Mendocino."
  • "I started seeing that there is a really dangerous ideology of supremacy, whether it's white supremacy, supremacy over nature, or supremacy over women." "Saya mulai melihat bahwa ada ideologi supremasi yang sangat berbahaya, entah itu supremasi kulit putih, supremasi atas alam, atau supremasi atas perempuan."
  • "Women have been oppressed and suppressed. And the more we hear about women's traditional knowledge about the earth, the water, the plants, herbal medicines - we have so much to benefit." "Perempuan telah lama ditindas dan ditekan. Dan semakin banyak kita mendengar pengetahuan tradisional perempuan tentang bumi, air, tumbuhan, dan pengobatan herbal—ada begitu banyak hal yang bisa kita peroleh manfaatnya."
  • "You can't get to sustainability without women's leadership. With just a one-unit increase in the Women's Political Empowerment Index anywhere in the world, we see an 11.51% decrease in carbon emissions. The quantitative analysis shows that we need women in decision-making roles and leadership to avert the worst impacts of the climate crisis." "Kita tidak akan bisa mencapai keberlanjutan tanpa kepemimpinan perempuan. Dengan hanya peningkatan satu unit dalam Indeks Pemberdayaan Politik Perempuan di mana pun di dunia, kita melihat penurunan emisi karbon sebesar 11,51%. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kita membutuhkan perempuan dalam peran pengambilan keputusan dan kepemimpinan untuk mencegah dampak terburuk krisis iklim."
  • "With just a one-unit increase in the Women's Political Empowerment Index anywhere in the world, we see an 11.51% decrease in carbon emissions. The quantitative analysis shows that we need women in decision-making roles and leadership to avert the worst impacts of the climate crisis." "Ini adalah pengalaman mendalam tentang sebuah pandangan dunia yang berbeda dari yang membesarkan saya. Meski saat itu saya tidak memiliki kata-kata untuk mengekspresikannya, saya tahu bahwa sesuatu telah bergeser di inti diri saya, membentuk sebuah pengalaman yang kemudian membentuk siapa saya." [3]
  • "This was a profound experience of a different worldview than that in which I was raised. Though I lacked the words to express myself at the time, I knew that something had shifted at the core of my being, forming an experience that has shaped me." "Diselimuti selendang malam dan berada di titik pilihan waktu ini, bintang-bintang membangkitkan dalam diri saya kebutuhan untuk merenung dan melakukan perjalanan menuju koordinat yang lebih luas. Di sini kita dapat menarik kekuatan imajinasi radikal yang ada dalam diri kita dan mengingat kembali alkimia kuno—ini adalah koordinat purba di dalam diri kita yang mengingat, sebagaimana leluhur kita dahulu, bahwa manusia adalah bagian yang tak terpisahkan dari Alam dalam kosmologi hidup yang terus menghampar."
  • "Wrapped in the shawl of night and this choice-point in time, the stars elicit in me the need to contemplate and journey to more expansive coordinates. Here we can draw upon the power of radical imagination that resides within us and recall ancient alchemies—these are primordial coordinates inside of us that remember, as our ancestors did, that we humans are insep­arably a part of Nature in an animate cosmology that is ever unfurling." "Diselimuti selendang malam dan berada di titik pilihan waktu ini, bintang-bintang membangkitkan dalam diri saya kebutuhan untuk merenung dan melakukan perjalanan menuju koordinat yang lebih luas. Di sini kita dapat menarik kekuatan imajinasi radikal yang ada dalam diri kita dan mengingat kembali alkimia kuno—ini adalah koordinat purba di dalam diri kita yang mengingat, sebagaimana leluhur kita dahulu, bahwa manusia adalah bagian yang tak terpisahkan dari Alam dalam kosmologi hidup yang terus menghampar."
  • "All these stories, different ways of knowing, actions we can take, and the magnificence of Nature, help us remember our true place and responsibilities in the greater Universe." "Semua kisah ini, berbagai cara mengetahui, tindakan yang dapat kita lakukan, serta kemegahan Alam, membantu kita mengingat kembali tempat sejati dan tanggung jawab kita di dalam Semesta yang lebih besar." [4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Osprey Orielle Lake - Founder & Executive Director at Women's Earth and Climate Action Network". THE ORG (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  2. "Uprisings for the Earth ~ Osprey Orielle Lake". www.uprisingsfortheearth.com. Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. TenTwenty; Tribe, The Climate. "Empowering Women, Healing Earth". cultureroom.theclimatetribe.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-19.
  4. Resilience (2024-04-05). "Review: Osprey Orielle Lake, The Story is In Our Bones: How Worldviews and Climate Justice Can Remake a World in Crisis". resilience (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-19.