Oka Rusmini
Tampilan
Oka Rusmini (Jakarta, 11 Juli 1967) merupakan penulis puisi, novel, cerita anak, cerita pendek, dan esai, serta wartawan (editor) yang tinggal di Denpasar, Bali. Karya-karya Oka mengangkat isu-isu mengenai perempuan dengan menggunakan latar belakang sosial budaya perempuan Bali, ia juga bekerja sebagai wartawan Bali Post di Denpasar, Bali. [1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Malam membuat hidup ini tidak lagi menarik. Malam membuat hidup ini jadi cengeng dan melankolis. Aku tidak suka malam! Malam membuatku jadi perempuan lemah. Perempuan cengeng! Perempuan yang selalu mengeluh pada hidup! Perempuan yang menyesali perjalanan hidupnya sendiri. Hidup yang dipilihnya sendiri. Aku benci hal-hal yang berbau perasaan. Firasat. Dan hal-hal yang bagiku sudah tidak masuk akal. Cengeng."
- "Jangan pernah menikah hanya karena kebutuhan atau dipaksa oleh sistem. Menikahlah kau dengan laki-laki yang mampu memberimu ketenangan, cinta, dan kasih. Yakinkan dirimu bahwa kau memang memerlukan laki-laki itu dalam hidupmu. Kalau kau tak yakin, jangan coba-coba mengambil risiko."
- "Payuk, lelaki baik. Tetapi aku tidak menyukai lelaki yang kerjanya hanya pasrah. Menyerahkan hidup pada alam, Tuhan, dan takdir. Tolol namanya manusia seperti itu! Tidak bisakah kita menentang alam, Tuhan, dan takdir? Aku ingin melawan mereka dan jadi pemenang! Melawan apa yang selama ini tabu bagi kehidupan manusia. Aku ingin memiliki jalan sendiri, jalan hidup yang kubangun dan kupercayai sendiri."
- "Aku tidak percaya bahwa hidup sudah dijatah. Kita memang orang miskin, orang-orang yang dianggap terkutuk! Menyusahkan. Tapi kau lihat, bagaimana berbinarnya orang-orang kaya melihat kita? Karena kita bisa diupah semaunya, kita mau bekerja apa saja untuk bisa makan. Aku tidak mau kau suruh mempercayai pikiranmu!" [2]
- "AKU mencoba menatap mata lelaki itu dengan perasaan berkecamuk. Dendam mengiris-ngiris aliran darahku. Kebencian terus muncrat dari lahar otakku. Baluran kemarahan membuat jantungku tidak bisa berdetak secara normal. Tersengal-sengal. Berhadapan dengan lelaki di depanku ini membuat aku merasa hidupku tidak berarti. Masih bisakah hubungan kami, hubungan anak-bapak terjalin lagi? Normal seperti lazimnya hubungan bapak-anak? Kerutan-kerutan di wajahku kurasakan makin getir dan tajam. Lelaki di depanku terasa asing dan membuat jantung keperempuananku berhenti berdetak. Adakah hubungan lelaki-perempuan yang membuat perempuan bahagia? Adakah kebahagiaan yang diimpikan perempuan dari hubungan lelaki-perempuan."
- "Kujajah tubuh belalangmu. Kita bersembunyi di gua, lari dari topeng-topeng yang kita pentaskan. Jangan kaulempar tali! Ayahku akan kehilangan wujud lelakinya. Ibuku memuntahkan ulat yang telah lama dikandungnya."
- "Ibuku rajin meronce air mata. Kemudian ronce itu dimasukkan ke dalam kantung kain kafan. Setiap purnama dia membacakan mantra. Sebutir air mata menetes di ubun-ubunku lalu hilang dilarung asap dupa ke Tukad Cebol. Negeriku tercipta dari air mata ibu yang penuh luka sayatan. Luka ibu akan sembuh bila memandang anak lelakinya tumbuh menghijau seperti pohon pisang di dekat dapur." [3]
- “Kelak, kalau kau jatuh cinta pada seorang laki-laki, kau harus mengumpulkan beratus-ratus pertanyaan yang harus kausimpan. Jangan pernah ada orang lain tahu bahwa kau sedang menguji dirimu apakah kau memilki cinta yang sesungguhnya atau sebaliknya. Bila kau bisa menjawab beratus-ratus pertanyaan itu, kau mulai memasuki tahap berikutnya. Apa untungnya laki-laki itu untukmu? Kau harus berani menjawabnya. Kau harus yakin dengan kesimpulan-kesimpulan yang kaumunculkan sendiri. Setelah itu, endapkan! Biarkan jawaban-jawaban dari ratusan pertanyaanmu itu menguasai otakmu. Jangan pernah menikah hanya karena kebutuhan atau dipaksa oleh sistem. Menikahlah kau dengan laki-laki yang mampu memberimu ketenangan, cinta, dan kasih. Yakinkan dirimu bahwa kau memang memerlukan laki-laki itu dalam hidupmu. Kalau kau tak yakin, jangan coba-coba mengambil risiko.”[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Oka Rusmini. 2025-10-04.
- ↑ "Top 4 Oka Rusmini Quotes (2025 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Quotes - Oka Rusmini (okarusmini) (Denpasar, Indonesia) Showing 1-7 of 7". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Review Buku Tarian Bumi Karya Oka Rusmini – Jeni Karay" (dalam bahasa American English). 2025-11-19. Diakses tanggal 2025-12-21.